RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komisi IV DPR Sudin curhat jika rapat bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) bawaannya ribut terus. Gara-garanya, koordinasi antara sesama pejabat di lingkup Kementan kurang terukur. Masukan para anggota Komisi bidang pertanian, kelautan, kehutanan dan lingkungan hidup ini juga kurang direspons.

Curhat Bos Komisi IV ini dilontarkan dalam rapat dengar pendapat Komisi IV bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan (KLHK), Dirjen Penegakan hukum KLHK, Dirjen Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Dirjen Industri Kimia, Farmasi dan tekstil Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Dirjen Industri Argo Kemenperin dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (9/7).

Berita Terkait : Gaji Guru Honorer Masih Rp 200 Ribu

Adapun rapat lintas kementerian ini membahas persoalan sampah. Sudin melontarkan kritik kepada Kementan ketika membahas kesimpulan rapat bersama tujuh dirjen lintas kemente rian ini terkait persoalan impor sampah ilegal.

Sudin mendadak ingat dengan rapat kerja bersama Kementan ketika salah satu poin kesimpulan rapat membahas koordinasi lintas kementerian yakni KLHK, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Keuangan dalam rangka pemecahan permasalahan impor sampah dan/atau limbah bahan berbahaya dan beracun ilegal di Indonesia.

Berita Terkait : Komisi V DPR Desak Pemerintah Lakukan 4 Hal Soal Tapera

“Poin nomor tujuh ini koordinasi sebenarnya bukan hal yang penting. (tapi) Bapak/ Ibu ini dari berbagai kementerian saya lihat hebat semua. Saya ini mempertemukan Badan Karantina Pertanian saja dengan lainnya nggak ketemu. Nah ini lima kementerian loh. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada bapak/ibu. Jadi kalau kami rapat dengan (kementerian) pertanian itu bawaannya ribut,” kata Sudin.
 Selanjutnya