RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid mengapresiasi langkah  Institut Pertanian Bogor (IPB) yang meluncurkan aplikasi belanja bagi masyarakat saat pandemi Covid-19.

Di saat aktivitas keluar rumah menjadi terbatas, termasuk belanja kebutuhan makanan sulit dilakukan, IPB melalui Agribusiness and Technology Park (ATP) menghadirkan aplikasi khusus bagi masyarakat yang akan memesan sayur mayur, buah dan ikan bisa dengan mudah hanya cukup pesan lewat ponsel dan barang siap diantar ke rumah.

Demikian diungkapkan Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid usai menghadiri undangan IPB untuk memanen buah melon organik, Jumat (17/7).

Baca Juga : GM FKPPI Siap Jadi OKP yang Andalkan Otak

"Ini luar biasa, ATP IPB University memasarkan produk sayuran dan buah-buahan, baik produk dari kebun sendiri maupun dari petani mitra binaan melalui aplikasi yang sangat mudah diakses masyarakat. Saat wabah corona begini, sangat membantu," ujarnya.

Tidak hanya melayani penjualan lewat aplikasi saja kata Gus Jazil, ATP selama ini juga menyuplai kebutuhan sayuran premium dan buah ke banyak supermarket dan e-commerce, baik di kawasan Jakarta maupun Bogor.

"Tidak hanya masyarakat yang membutuhkan bahan pangan, IPB secara otomatis juga mengangkat derajat para petani. Karena pandemi Covid-19 ini tentunya juga menyulitkan para petani memasarkan hasil tanamannya. Jadi hadirnya aplikasi dari IPB ini sangat-sangat membantu petani," tandasnya.

Baca Juga : Gugatan Ditolak PT TUN, Bapaslon Independen Pilkada Ketapang Belum Patah Arang

Selain itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, juga menegaskan, Indonesia sesungguhnya membutuhkan inovasi-inovasi terutama inovasi teknologi yang digagas perguruan tinggi seperti IPB. Kekayaan sumber daya alam Indonesia bisa dimaksimalkan dengan memanfaatkan inovasi teknologi. Perguruan tinggi menjadi lembaga terdepan untuk melaksanakan riset dan pengembangan. 

"Untuk itu kita mendorong perguruan tinggi untuk melakukan inovasi-inovasi teknologi. Seperti di IPB ini, kita mendukung inovasi teknologi dari IPB di bidang agro maritim," katanya.

Pria asal Pulau Bawean Gresik ini mengungkapkan, dunia global menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan minus 6 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya bisa bertahan agar tidak turun menjadi minus 0,5 persen. 

Baca Juga : Jubir: Kader Gerindra Wajib Menangkan Calon Yang Diusung

“Awalnya pandemi Covid-19 mengakibatkan krisis kesehatan, tetapi saya percaya ujungnya adalah krisis pangan," katanya.

Karena itu Gus Jazil menyampaikan apresiasi kepada IPB yang telah melakukan inovasi teknologi agro maritim 4.0. 

Dalam kunjungan kerjanya di IPB, Bogor, Jazilul Fawaid juga didampingi Wakil Ketua Komisi XI DPR, Fathan, Anggota Komisi V DPR, Neng Eem Marhamah Zulfa dan Anggota Komisi XI DPR, Ela Siti Nuryamah. Mereka diterima Rektor IPB Prof Dr Arif Satria, dan Wakil Rektor Bidang Inovasi, Bisnis dan Kewirausahaan Prof Dr Erica Budiarti Laconi, Direktur Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan Jaenal Effendi. [TIF]