RMco.id  Rakyat Merdeka - Politisi Senayan prihatin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 minus 5,32 persen. Sebaliknya, sektor pertanian mencatatkan pertumbuhan paling tinggi dengan 16,24 persen. Mereka yakin sektor ini bisa diandalkan menangkal resesi.

Anggota Komisi IV DPR Johan Rosihan mendorong pemerintah segera tanggap mengambil langkah tepat untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi di kuartal III agar bisa menjadi positif.

Berita Terkait : Kebijakan Insentif Jangan Ditumpangi Agenda Lain

“Saya mendorong pemerintah untuk menjadikan sektor pertanian sebagai lokomotif penyelamat Indonesia dari resesi ekonomi, karena telah terbukti sektor pertanian berkontribusi paling tinggi dalam menyelamatkan pertumbuhan ekonomi kita selama masa pandemi ini,” tegas Johan, kemarin.

Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 tercatat minus 5,32 persen. Sementara, sektor pertanian mencatatkan pertumbuhan paling tinggi pada kuartal II dengan pertumbuhan sebesar 16,24 persen.

Berita Terkait : Komisi IV DPR: Sektor Pertanian Penyelamat Resesi Ekonomi

“Ke depan pertanian masih tetap menjadi andalan untuk menggerakkan ekonomi. Kebijakan yang diambil harus diorientasikan untuk membuka ruang sektor pertanian dalam arti luas untuk terus tumbuh dan bergerak,” sambung politisi PKS ini.
 Selanjutnya