RMco.id  Rakyat Merdeka - Badan Legislasi DPR memahami harapan pemerintah agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja bisa segera disahkan. Meski begitu, Baleg berkomitmen pembahasan beleid sapu jagat tersebut tetap dilakukan dengan cermat.

Anggota Baleg DPR, Arteria Dahlan mengatakan, pihaknya memahami harapan pemerintah agar RUU Cipta Kerja dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional dari ancaman resesi akibat pandemi.

Berita Terkait : Puan: Beri Kesempatan Polri Selesaikan Penyidikan Kebakaran Kejagung

"Spiritnya sama, DPR dan pemerintah sama-sama ingin cepat. Tapi, kita akan tetap melakukan pembahasan dengan penuh kecermatan, kehati-hatian dan kekhidmatan," kata Arteria, Jumat (18/9)

Baleg saat ini tengah fokus membahas klaster transportasi dalam RUU Cipta Kerja. Menurutnya, untuk pembahasan sampai dengan klaster ketenagakerjaan masih butuh waktu yang cukup lama.

Berita Terkait : Puan Minta Kantor Pemerintah Beri Contoh Disiplin Protokol Kesehatan

Baleg tak berbicara target kapan pembahasan RUU Cipta Kerja akan selesai. Sebab DPR mengedepankan prinsip teliti dan hati-hati dalam membahas RUU Cipta Kerja agar nantinya produk hukum yang dihasilkan tidak digugat ke Mahkamah Konstitusi

"DPR, khususnya PDIP, cepat plus harus cermat, hati-hati, harus taat asas, tidak boleh melanggar hukum, jangan sampai di MK-kan," tutup politisi PDIP itu. [UMM]