RMco.id  Rakyat Merdeka - Senayan mengapresiasi pidato Presiden Jokowi di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ke-75.

Pidato tersebut dinilai sangat sesuai dengan kondisi kekinian dunia, membangkitkan kembali semangat Asia-Afrika dan Gerakan Non Blok (GNB).

Berita Terkait : Komisi X DPR Minta Kemenparekraf Kembangkan Potensi Desa Wisata

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan, pidato Presiden Jokowi juga menyoroti tentang kesetaraan dalam hubungan internasional.

Pidato Presiden Jokowi di Sidang Majelis Umum PBB Ke75 patut kita puji. Pak Jokowi menyadarkan kita akan pentingnya kesetaraan. Tak boleh mengucilkan pihak mana pun dalam hubungan internasional serta tegas menyuarakan tentang perdamaian,” ujar Azis melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, kemarin.

Berita Terkait : Puan: Revolusi Mental Dibutuhkan untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Politisi Golkar ini menambahkan, langkah Presiden Jokowi mengingatkan dunia tentang pentingnya perdamaian sangat tepat. Sebab, perdamaian dunia belum terwujud secara utuh.

“Di masa Pandemi Covid-19 saat ini, masih terdapat konflik di berbagai belahan di dunia, dan itu harus dihentikan. Dunia harus bersatu, menuntaskan persoalan pandemi, kemiskinan dan sejumlah persoalan lain, demi kemajuan bersama,” imbuhnya.
 Selanjutnya