RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengulik kisah pengusaha Muhammad Toha, mantan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), yang sukses mengubah musibah pandemi Covid-19 menjadi berkah peluang usaha. Berkat kejeliannya, ia menyewa lahan di sekitaran Kawasan Sentul untuk membuka Resto Bakaran Rahang Tuna, dengan konsep outdoor. Ide ini muncul karena selama pandemi Covid-19, orang agak sungkan berada di ruangan tertutup, lebih memilih melakukan aktivitas di luar ruangan.

"Pemilihan rahang tuna sebagai menu makanan juga sangat out of the box. Dibakar secara sempurna dengan bumbu khas dan tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan selera, menjadikan rahang tuna yang disajikan tak hanya berbeda dan unik, namun juga sangat lezat dinikmati," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, saat Ngobrol Asyik (Ngobras) dengan Muhammad Toha, di Sentul City, Bogor, Sabtu (26/9).

Berita Terkait : Bamsoet Ajak Pemerintah Dan Masyarakat Bahu Membahu Atasi Bencana Alam

Ketua DPR ke-20 ini mengungkapkan, modal awal yang harus dikeluarkan Muhammad Toha untuk membuka Resto Bakaran Rahang Tuna mencapai Rp 300 juta. Baru tiga bulan berjalan, pemasukan sudah mencapai Rp 150 juta. Padahal, resto ini hanya buka di weekend (Jumat-Minggu). Untuk weekday (Senin-Kamis), mereka melayani catering atau order panggilan di berbagai tempat. 

Walaupun baru berjalan sekitar tiga bulan, omset pendapatan Resto Bakaran Rahang Tuna per bulan bisa mencapai Rp 200-250 juta. Dengan keuntungan per bulan mencapai Rp 50-75 juta.

Berita Terkait : Di Rakornas III KAHMI, Bamsoet Soroti Tingginya Kesenjangan Sosial Ekonomi

"Sekalipun masih skala UMKM, Pak Toha tak lupa membayar pajak sebagai kontribusi terhadap pembangunan negara. Keringanan pajak yang kini diberikan pemerintah untuk menggenjot UMKM di kala pandemi Covid-19, tak menjadikan Pak Toha lupa diri. Ia sedang bersiap mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi. Kedepan akan ada tahang tuna frozen, yang bisa dikirim ke berbagai daerah. Konsumen yang membeli tinggal menghangatkannya di rumah untuk kemudian disantap bersama kerabat dan keluarga," ucap Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, kunci lain kesuksesan Muhammad Toha membuka usaha resto juga terletak pada kejeliannya mengombinasikan dengan potensi yang ada. Sebagai salah satu pengusaha kargo di kawasan Indonesia Timur (termasuk Papua), Muhammad Toha memiliki banyak kenalan yang bisa membantunya mensuplai rahang tuna segar dari kawasan Indonesia Timur.

Berita Terkait : Bamsoet Harap Indonesia Jadi Kiblat Otomotif Kendaraan Listrik Dunia

"Menjadi inspirasi bagi generasi muda, bahwa dalam membangun usaha tak hanya cukup modal uang dan kerja keras saja. Melainkan juga harus membangun networking yang baik dengan berbagai pihak. Networking tak bisa dibeli, melainkan bisa dibangun melalui kepribadian yang bersahabat," pungkas Bamsoet. [USU]