RMco.id  Rakyat Merdeka - Rapat paripurna penutupan masa sidang DPR dimajukan menjadi, sore ini. Salah satu agenda rapat yakni pengambilan keputusan pengesahan RUU Cipta Kerja.

“Disepakati Bamus (Badan Musyawarah) DPR karena laju Covid-19 di DPR bertambah maka penutupan masa sidang dipercepat,” kata Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi saat dikonfirmasi, Senin (5/10).

Berita Terkait : 4 Serikat Buruh Tak Ikut Mogok Tolak RUU Cipta Kerja

Dia menyebut sidang paripurna yang dimulai pukul 15.00 WIB membahas sejumlah hal. Selain RUU Cipta Kerja, DPR juga mengambil keputusan terkait RUU Perorangan tentang Praktik Psikologi hingga pemberian kewarganegaraan kepada empat calon warga negara Indonesia (WNI).

“Sehingga mulai besok tak ada aktivitas lagi di DPR,” terang politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Berita Terkait : Khawatir Ditunggangi, KSBSI Tak Ikut-Ikutan Mogok Massal

Mayoritas fraksi di DPR dan perwakilan DPD sepakat mengesahkan RUU Cipta Kerja di tingkat 1. Hanya Fraksi Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menolak pengesahan di tingkat Panitia Kerja (Panja) itu.

Dengan persetujuan itu, RUU Cipta Kerja sejatinya bakal disetujui dalam rapat paripurna pada Kamis, 8 Oktober 2020. Namun, pengesahannya mendapat penolakan dari elemen masyarakat. [DIT]