Ketua DPR Beri Dukungan Penuh 

Industri Motor Kustom Indonesia Bisa Harumkan Nama Bangsa

Ketua DPR Bambang Soesatyo (berkaos jingga) di sela diskusi tentang ekonomi kreatif sektor otomotif yang diselenggakan builder ‘Increase Indonesia’, di arena pameran International Motor Show, di Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/5). (Foto: Dok. Pribadi)
Klik untuk perbesar
Ketua DPR Bambang Soesatyo (berkaos jingga) di sela diskusi tentang ekonomi kreatif sektor otomotif yang diselenggakan builder ‘Increase Indonesia’, di arena pameran International Motor Show, di Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/5). (Foto: Dok. Pribadi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Bambang Soesatyo mendukung pertumbuhan dan perkembangan industri motor kustom di Tanah Air. Dia pun melihat, industri motor kustom Indonesia sangat potensial. Terbukti, industri motor kustom dalam negeri, beberapa di antaranya chooper yang dipakai  Presiden Jokowi, tidak kalah bersaing dengan negara lain. 

Berbagai ajang kejuaraan dan pameran juga telah diikuti berbagai builder. Misalnya, dalam ajang pameran motor kustom pertama dunia pada Desember 2018, di The Petersen Automotive Museum Los Angeles, California, Amerika Serikat. Dari 25 motor kustom dunia yang ditampilkan di acara itu, satu di antaranya dari Indonesia.

"Di ajang Motor Bike Expo 2018 di Verona, Italia, dua motor kustom asal Indonesia berhasil masuk 10 besar terbaik dunia. Belum lagi dari berbagai ajang tinggat regional maupun internasional lainnya. Ini membuktikan melalui industri motor kustom, anak bangsa bisa mengharumkan nama Indonesia," ujar politisi yang akrab disapa Bamsoet ini dalam diskusi tentang ekonomi kreatif sektor otomotif yang diselenggakan builder ‘Increase Indonesia’, di arena pameran International Motor Show, di Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/5).

Berita Terkait : Bamsoet Harap Puteri Indonesia Jadi Duta Empat Pilar MPR

Bamspet juga mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang sudah turut aktif memeriahkan kehadiran motor kustom. Dari mulai motor chopper Royal Enfield Bullet 350 cc hingga Kawasaki W175 telah dimiliki dan dijajal di jalan raya oleh Presiden bersama para komunitas motor kustom.

"Demam motor kustom harus diarahkan kepada kegiatan positif sebagai sarana pengembangan ekonomi kreatif dan membangun soliditas kebangsaan. Perbedaan latar belakang profesi, suku, agama, maupun politik tak menghambat para pecinta motor kustom untuk membangun sebuah komunitas. Berbagai komunitas yang ada semuanya solid menyuarakan persatuan Indonesia," tutur Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, setiap motor kustom memiliki perbedaan antara yang satu dengan lainnya. Karena pembeda merupakan kunci yang membuat sebuah motor kustom menjadi bernilai. Tak heran jika sebagai bagian dari penggerak ekonomi kreatif, industri motor kustom diprediksi tidak akan menurun. Bahkan, malah akan berkembang lebih pesat lagi ke depannya.

Berita Terkait : Bamsoet Dorong Empat Pilar MPR Masuk Materi Pembekalan Advokat

"Nilai dari sebuah motor kustom tak bisa dihargai secara nominal belaka. Melainkan ada unsur karya seni di dalamnya yang membuat penilaiannya menjadi sangat berharga. Di dalam kehidupan, kesenian dan kreatifitas tak akan pernah mati," urai Bamsoet.

Agar ke depannya industri motor kustom Indonesia bisa lebih menggeliat lagi, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini meminta Kementerian Tenaga Kerja turut memfasilitas pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) berbasis komunitas industri motor kustom. Sehingga bisa dimanfaatkan para builder dalam mengembangkan kemampuan.

"Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) juga harus membuat banyak kegiatan, seperti pameran. Bisa bekerjasama dengan Kementerian/Lembaga maupun Badan Usaha MIlik Negara (BUMN). Industri motor kustom juga sangat dekat dengan para pelaku UMKM, sehingga bisa memanfaatkan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) maupun berbagai program kredit lainnya, agar bisa mengembangkan usahanya semakin lebih maju," pungkas Bamsoet.  [ONI]