Ketua DPR: Figur Menteri Kabinet Baru Mengacu pada ‘Visi Indonesia’

Klik untuk perbesar
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Bambang Soesatyo yakin, formasi kabinet baru yang sedang dirancang Presiden Jokowi dan Wapres terpilih Ma’ruf Amin mengacu pada program prioritas yang tertuang dalam ‘Visi Indonesia’. Makanya, politisi yang akrab disapa Bamsoet ini mendorong semua partai politik pendukung pemerintah untuk mengacu pada Visi Indonesia dalam menyiapkan figur calon menteri.

“Semua parpol pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin tentu saja boleh mengajukan calon menteri.  Namun, semua orang, termasuk semua kekuatan politik, harus menghormati hak prerogatif Presiden membentuk formasi kabinet yang ideal untuk merealisasikan program prioritas yang ditetapkan presiden terpilih,” ucapnya, di Jakarta, Minggu (18/8).

Berita Terkait : Masih Banyak Korban HAM Yang Belum Memperoleh Pemenuhan Hak Atas Pemulihan

Jokowi telah mengumumkan sekaligus menawarkan kepada rakyat Indonesia sejumlah program prioritas yang akan direalisasikan sepanjang periode 2019-2024. Jokowi mencatatkan semua program prioritas itu dalam ‘Visi Indonesia’, yang dibacakan di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7).


Bersama Ma'ruf Amin, ‘Visi Indonesia’ itu menetapkan lima tahapan besar yang akan direalisasikan untuk menjadikan Indonesia lebih produktif dan kompetitif, dengan fleksibilitas yang tinggi agar mampu merespons perubahan. Maka, lima tahun ke depan, pemerintah masih akan melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran atau APBN serta bekerja lebih sungguh-sungguh dalam menarik investasi.

Berita Terkait : Rusuh Papua, Bamsoet Minta TNI/Polri Jaga Freeport dan Tempat Strategis Lain

Jokowi juga menegaskan perhatian yang lebih besar akan diberikan pada pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Tak tanggung-tanggung, perbaikan layanan medis kepada ibu hamil, merawat kesehatan ibu dan bayi, layanan kesehatan Balita hingga kesehatan anak usia sekolah dijadikan titik awal pembangunan dan pengembangan kualitas SDM itu.

“Itulah salah satu fokus ‘Visi Indonesia’ yang paling strategis. Otomatis menjadi fokus kabinet baru masa bhakti lima tahun ke depan, yang formasinya sedang digodok Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin. Karena itu, koalisi parpol pendukung pemerintah diharapkan juga peduli dan memahami beban pekerjaan kabinet baru,” tutur Bamsoet.

Berita Terkait : Media Asing Harus Objektif Beritakan Papua

Sebagai sahabat presiden, tambah Bamsoet, parpol koalisi harus menghormati dan menghargai hak prerogatif Presiden memilih para pembantunya. “Berikan kesempatan dan kebebasan seluas-luasnya kepada Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin untuk menjaring dan memilih calon menteri,” tandasnya. [USU]