Bawaslu Akui Laporan OSO Penuhi Syarat Formal & Material

Ini Membuktikan, KPU Melakukan Pelanggaran

Klik untuk perbesar
Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang menunjukan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM tentang restrukturisasi, reposisi dan revitalisasi pengurus DPP Partai Hanura masa bakti tahun 2015-2020, nomor M.HH-01.AH.11.01 tahun 2018. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Bawaslu akan melanjutkan penyelidikan dugaan pelanggaran administrasi KPU terkait pencalonan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai anggota DPD. Hari ini, Bawaslu akan melanjutkan sidang dengan agenda pemeriksaan perkara. Tim Kuasa Hukum OSO meyakini, kliennya akan memenangkan perkara tersebut.

Kemarin, Bawaslu menggelar sidang perdana dugaan pelanggaran administrasi KPU dalam kasus pencalonan OSO sebagai anggota DPD. Ketua Bawaslu Abhan menyatakan, laporan yang diajukan tim kuasa hukum OSO telah memenuhi syarat formal dan material. Karenanya, Bawaslu memutuskan melanjutkan kasus dugaan pelanggaran administrasi KPU ke sidang pemeriksaan, menggelar sidang lanjutan dengan agenda pembacaan laporan.

Berita Terkait : Beragam Isu Seram Pelanggaran HAM

"Menetapkan, menyatakan laporan yang disampaikan pelapor diterima dan dilanjutkan dengan sidang pemeriksaan. Besok (hari ini, red), sidang akan digelar pukul 14.00 WIB dengan agenda pembacaan pokok-pokok laporan dari pelapor," kata Abhan di kantor Bawaslu, Jakarta, kemarin.

Selain membacakan laporan dari pelapor, lanjut dia, sidang tersebut juga mengagendakan penyampaian tanggapan KPU. Bawaslu akan melakukan penelusuran lebih lanjut dengan menggali keterangan para pihak terkait. "Kalau KPU sudah siap, kami minta untuk menyampaikan tanggapan. Kalau belum, (penyampaian tanggapan) dapat disampaikan pada sidang berikutnya," jelas dia.

Berita Terkait : Ketua KPU Bisa Dipenjara

Anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, hasil penanganan perkara terkait pencalonan OSO sebagai anggota DPD paling lambat diumumkan 14 Januari 2019. Menurut dia, perkara tersebut ditangani dalam waktu 14 hari kerja.
 Selanjutnya 

RM Video