Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan

DPD Gembleng 32 Calon Anggota BPK

Klik untuk perbesar
Gedung DPD Jakarta

RMco.id  Rakyat Merdeka - Calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Periode 2019-2024 terus digodok. Bursa calon anggota BPK tahun ini diramaikan dari beragam profesi, mulai politisi sampai pengusaha.

DPD menggelar Fit And Proper Test terhadap 32 calon anggota BPK  selama dua hari dari 16-17 September 2019. Tes uji kepatutan ini digelar di Gedung DPD, Senayan Jakarta.

"Hari ini fit and proper test pertama dilakukan. Hal ini sesuai peraturan perundangan dan kewenangan DPD RI. Komite IV DPD RI membagi menjadi 2 tim seleksi dan dilaksanakan selama 2 hari," jelas Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ajiep Padindang Senin (16/9).

Berita Terkait : Pemilihan Anggota BPK Diundur Pekan Depan

Menurut Ajiep uji kelayakan dan kepatutan ini akan memfokuskan penilaian pada kompetensi dan integritas calon. Setelah itu, baru akan membuat daftar peringkat calon yang paling direkomendasikan kepada DPR. 

“Hasil dari fit and proper test akan diserahkan sebagai pertimbangan kepada DPR RI sesuai amanat UUD 1945,” ujar Ajiep.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite IV DPD Ayi Hambali menjelaskan, fit and proper test calon anggota BPK dalam rangka memberikan pertimbangan kepada DPR. 

Berita Terkait : DPD Rekomendasikan 15 Nama Calon Anggota BPK

Pertimbang tersebut, dalam memberikan hak dan kewajiban sesuai rumusan UUD, di mana DPR harus memperhatikan atas pertimbangan DPD.

“DPD berkewajiban memberikan pertimbangan atas calon anggota BPK,” ucapnya.

Adapun nama-nama calon Anggota BPK yang diuji pada hari pertama 16 September 2019 sesuai urutan jadwal presentasi uji kelayakan,  Nurhayati Ali Assegaf, Denny Suriandhi, Jimmy M. Rifai Gani, H. Fontian Munzil, Eddy Suratman, Daharmen Munte, Suharmanta. 

Baca Juga : Aplikasi E-murojaah Cetak Penghafal Al Qur’an Milenial

Kemudian, Syafri Adnan Baharuddin, Dedy Supriyadi, Muhammad Syarkawi, Adi Supanggyo, Indra Utama, Akhmad Muqowam, Chandra wijaya, Arry Widiatmoko.

Selanjutnya, Soemardjijo, Pius Lustrilanang, Achsanul Qosasi, Heru Kreshna Reza, Amrizal, Gunawan Adji, Muhammad Yusuf Ateh, Ernita Wahyu Astami, Tito Sulistiyo, Shohibul Iman, Wisnuntoro, Willgo Zainal, Syaiful Anwar Nasution, Riza Suarga, Bambang Pamungkas, Izhari Mawardi, Ahmadi Noor Supit, Sutrisno, I Gede Kastawa, Dadang Suwarna, Mochammad Sofie Abdul Hasan.
 
Sedangkan di hari kedua nanti, pada 17 September 2019, yaitu Defa Aulia Farhan, Maralus Panggabean, Iwan Widjanarko, Haryo Budi Wibowo, Mulyono, Blucer Wellington Rajagukguk, Tarkosunaryo, padre Achyarsyah. Kemudian, Wewe Angreaningsih, Harry Azhar Aziz, Raja Sirait, Sahala Benny Pasaribu, Heru Muara Sidik, Kukuh Prionggo, Edi Mulyono, Mukdan Lubis, Tjatur Sapto Edy, Ruslan Abdul Gani, Mohammad Husni, Burhanuddin Saputu, Haerul Saleh, Muhammad Komarudin, Dicky Djatnika Ustama, Yves S. Palambang, Daniel Lumban Tobing, hendra Susanto. [QAR]

RM Video