Punya Pusat Informasi & Penyiaran

DPR Pede Bisa Menjadi Contoh Parlemen Modern

Klik untuk perbesar
Ketua DPR Bambang Soesatyo (berdasi merah) didampingi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan anggota DPR lain melihat layar saat peluncuran Pusat Informasi dan Penyiaran Parlemen, di Lobi Timur Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. (FOTO : PATRARIZKI SYAHPUTRA/RM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - DPR terus berbenah. Setelah tahun lalu meluncurkan aplikasi DPRNow!, DPR kini juga punya Pusat Informasi dan Penyiaran. Pusat informasi ini diluncurkan secara resmi Ketua DPR Bambang Soesatyo, kemarin. Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, dan beberapa anggota Dewan ikut dalam peluncuran itu.

Pusat Informasi dan Penyiaran terletak di Lobi Timur Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Di dalamnya terpampang banyak monitor berukuran besar yang menampilkan berbagai kegiatan yang dilakukan para anggota Dewan. Untuk rapat dan sidang, disiarkan secara langsung.

Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, menjelaskan bahwa Pusat Informasi dan Penyiaran merupakan upaya untuk mewujudkan DPR menjadi parlemen modern. Selain sebagai legacy, wujud parlemen modern merupakan political will bagi internal DPR dalam memperkuat kinerja keparlemenan berstandar internasional.

Baca Juga : Jokowi-Maruf Menang Banyak di Tokyo


"Peresmian Pusat Informasi dan Penyiaran Parlemen akan menampilkan wajah DPR yang sesungguhnya. Ruangan ini menjadi big CCTV. Rakyat bisa melihat berbagai sidang dari Komisi I sampai Komisi XI, serta berbagai alat kelengkapan Dewan lainnya. Wartawan juga tak perlu repot-repot naik turun ke ruang sidang. Cukup nongkrong di ruangan ini. Semua sidang bisa langsung diliput," ujar Bamsoet dalam peresmian itu.

Bamsoet mengklaim, sarana dan prasarana di Pusat Informasi dan Penyiaran Parlemen bisa dikatakan berstandar internasional. Selain bisa menyaksikan secara langsung sidang dari layar berukuran lebar, pengunjung juga disajikan update berbagai berita seputar keparlemenan melalui layar besar DPRNow!.

“Kehadiran DPRNow! yang kemudian disempurnakan melalui kehadiran Pusat Informasi dan Penyiaran Parlemen menjadikan demokrasi kita akan terus tumbuh pesat. Selain memudahkan kinerja rakyat dan pers dalam memantau kinerja Dewan, di sisi lain juga bisa menumbuhkan kesadaran kepada setiap anggota Dewan dalam meningkatkan kinerjanya," tutur politisi Partai Golkar ini.

Baca Juga : Jokowi-Maruf Kalahkan Prabowo-Sandi di Washington DC

Sebagai pemain kunci dalam pentas politik, tambah Bamsoet, DPR tak boleh dilepaskan dari profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas. Adanya ruang Pusat Informasi dan Penyiaran juga semakin menguatkan DPR menjalankan parlemen terbuka. Bukan mustahil jika DPR menjadi pioneer bagi parlemen negara-negara lain dalam menjalankan parliamen terbuka.


“Saya sudah berkunjung ke berbagai parlemen negara lain. DPR merupakan yang terdepan dalam menjalankan parlemen terbuka. Di sini pers bisa bebas keluar masuk, wawancara apa pun kepada anggota Dewan tanpa terlebih dahulu membuat janji. Berbagai sidang kita lakukan secara terbuka. Data maupun informasi yang bukan bersifat rahasia negara kami buka seluasnya," paparnya.

Setelah peluncuran Pusat Informasi dan Penyiaran, Bamsoet Cs bergeser ke Lobi Gedung Nusantara II. Di sana, dia meresmikan Ruang Tunggu VIP DPR. Ruangan ini akan menjadi tempat transit bagi para duta besar, delegasi parlemen negara sahabat, maupun menteri dan mitra kerja DPR lain.

Baca Juga : Alhamdulillah, Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai Sudah Normal Lagi

“Ruangannya dibuat sederhana seperti lounge di bandara. Karena memang fungsinya untuk transit para tamu sebelum mereka masuk ke ruang sidang atau melakukan kegiatan kunjungan di DPR. Ruangan ini juga bisa kita jadikan sebagai tempat focus group discussion (FGD) dengan teman-teman wartawan ataupun elemen masyarakat lain," pungkas Bamsoet. [ONI]

RM Video