Robert Paparkan Keuntungan yang Bisa Didapat

Papua Juga Bisa Jadi Kandidat Ibu Kota Baru

Klik untuk perbesar
Ketua Kaukus Parlemen Papua-Papua Barat Robert J Kardinal (Foto: Dok. Pribadi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Keinginan Presiden Jokowi memindahkan ibu kota negara disambut baik Ketua Kaukus Parlemen Papua-Papua Barat Robert J Kardinal. Dia pun mengusulkan agar Papua dipertimbangkan jadi ibu kota baru. 

Robert mengakui, posisi Papua memang berada di ujung timur Indonesia. Namun, kondisi tersebut tidak masalah. Dia mengklaim, akan banyak keuntungan yang diperoleh Indonesia jika menjadikan Papua sebagai ibu kota.

Salah satu keuntungannya, kata Robert, roda perekonomian negara bisa tumbuh cepat dan menjadi raksasa baru di kawasan Asia, Pasifik, bahkan dunia. “Kalau ibu kota pindah ke Papua, Indonesia bisa jadi raksasa baru di kawasan Asia dan Pasifik,” kata Bendahara Umum Partai Golkar ini, kemarin. 

Berita Terkait : Mendagri: Sistem Pemerintahan dan Pelayanan Publik di Papua Tetap Jalan

Selama ini, daerah yang paling sering disebut bakal menjadi ibu kota baru adalah Kalimantan Tengah. Namun begitu, daerah-daerah lain juga masih dipertimbangkan. Robert melihat, peluang bagi Papua masih terbuka lebar.


Kata Robert, banyak manfaat yang akan diraih negara jika Papua benar-benar terpilih menjadi ibu kota baru. Selain posisinya yang strategis, secara geopolitik Papua bisa menjadi stabilisasi keseimbangan pembangunan antara kawasan barat dan timur. Papua bahkan bisa jadi motor penggerak utama kebangkitan perekonomian Indonesia dari ujung timur Indonesia menuju kawasan barat. Sebab, sumber daya alam Papua sangat luar biasa.

“Memang saat ini Pemerintah mempertimbangkan beberapa daerah untuk menjadi ibu kota pemerintahan. Ada beberapa di Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, juga termasuk Papua. Tapi secara geopolitik, Papua jauh lebih strategis. Dengan ibu kota ada di Papua, akan menjadi kebangkitan perekonomian baru di sana dan itu luar biasa,” kata Robert.

Berita Terkait : Robert: Di Papua Ada Ribuan Pendatang, Tak Ada Konflik Caci Maki

Robert mengibaratkan kawasan Papua sebagai raksasa yang tengah tidur. Dengan sentuhan ibu kota, Papua bisa jadi lokomotif penggerak utama perekonomian Indonesia. 

“Kenapa? Karena sumber daya alam di Papua itu sangat luar biasa. Semua yang dibutuhkan untuk menjadi pusat pemerintahan ada di sana. Kalau dikelola dengan baik, Papua juga bisa mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia," ucapnya. 

Yang tidak kalah pentingnya, kata dia, pemindahan ibu kota ke Papua juga akan membawa keseimbangan politik dan ekonomi baru bagi negara. Pusat ekonomi dan penduduk tidak akan lagi berpusat di Jawa, tapi secara perlahan bergerak ke kawasan timur Indonesia. Selain, letak Papua juga yang sangat aman dari ancaman bencana alam.

Berita Terkait : Kalimantan Ibu Kota Negara, Ahok Diusulkan jadi Pimpronya


“Karena itu, sebagai wakil dari Papua, saya mengharapkan agar dalam wacana pemidahan pusat pemerintahan negara ini juga perlu memperhatikan kawasan Papua,” katanya. [KAL]