RMco.id  Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersyukur, suasana Idul Fitri 1440 H dapat berlangsung damai dan aman. Dia pun berharap, kondisi serupa tercipta dalam sidang sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) yang segera digelar.

Tito menyebut, secara umum, perayaan Idul Fitri ini berlangsung aman. Situasi stabilitas Kamtibmas selama operasi Mantap Bratayang dilakukan, mulai tanggal 29 Mei sampai dengan hari ini, relatif stabil di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Palestina Mikir Keluar dari Liga Arab

"Di wilayah lain di Indonesia, saya belum mendapat informasi insiden. Bentuk kriminal begal misalnya, yang Sumatera Selatan dan Lampung biasanya ada. Ini tidak ada," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/6).

Bahkan, menurut dia, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas yang cukup signifikan pada Lebaran 2019. "Lebih dari separuh turunnya," kata dia.

Baca Juga : KKB Kembali Tembak Dua Warga Sipil Di Papua

Mengenai bom bunuh diri di Sukoharjo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, Tito mengakui memang sempat mengagetkan masyarakat. Namun, kejadian tersebut berhasil diatasi dengan cepat dan tidak menimbulkan gejolak.

Menurut dia, suasana kondusif ini merupakan sinyal baik. Suasana ini juga menandakan bahwa masyarakat menginginkan keamanan dan perdamaian. 

Baca Juga : 2023, Lifting Minyak Ditarget 1 Juta Barel Per Hari

"Kami berharap, hikmah Lebaran di seluruh Indonesia ini bisa berlanjut terus. Termasuk situasi politik dan ke MK. Masyarakat mendambakan kedamaian, tidak menghendaki kerusuhan. Mari kita hormati proses yang ada dengan damai dan tertib," ajaknya. [USU]