RMco.id  Rakyat Merdeka - PDIP tengah menyiapkan kader terbaiknya jika sewaktu-waktu dimintas Presiden Jokowi menjadi menteri. Kini nama-nama yang dianggap memenuhi syarat tengah digodok. 

Hal itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada wartawan di Yogyakarta, kemarin. Namun, Hasto enggan menyebutkan siapa aja nama-nama yang masuk radar partai sebagai calon pembantu presiden. 

Baca Juga : Mandiri Syariah Raih Penghargaan Market Leadership Award 2020

“PDIP melalui Ketua Umum, Ibu Megawati Soekarnoputri akan mempersiapkan juga kaderkader untuk sekiranya diminta oleh Presiden masuk di dalam jajaran kabinet,” ujarnya. 

Kini partai, disebut Hasto tengah menggodok sejumlah nama kader yang dianggap memenuhi kriteria untuk membantu presiden terpilih. “Masih perlu waktu. Menyusun menteri itu tidak boleh sembarangan, menyusul menteri itu harus melalui kontemplasi, melalui dialog, tidak untuk dikelola dengan cara sembarangan. Tapi harus dengan hati-hati, dengan seksama,” sebutnya. 

Baca Juga : Berawal dari Pencarian Orang Hilang, Ditemukan Meninggal Dimutilasi

Hasto pun tak mau berandaiandai. Menurutnya, pembentukan kabinet termasuk siapa saja yang akan mengisinya adalah hak prerogatif Presiden.“Tentu saja itu menjadi hak prerogatif dari Presiden,” ungkapnya. 

Hasto mengatakan, memilih seorang menteri bukanlah pekerjaan mudah. Sebab, calon menteri harus memahami kabinet yang akan dipimpinnya. Pun calon menteri tersebut harus bisa mengimplementasikan kebijakan presiden. 

Baca Juga : Dolar Nanjak, Rupiah Nggak Kebanting

“Dia harus menjadi benteng dari Presiden Jokowi sama Kiai Ma’ruf untuk menjalankan tugas-tugas yang tidak ringan. Dia harus kuat secara ideologis, setia pada jalan Pancasila, pada NKRI, kebhinekaan Indonesia, dan juga memegang teguh konstitusi,” tuturnya. [MHS/NET]