Ada Rekayasa Lalu Lintas Sekitar MK, KAI Imbau Penumpang Lebih Cepat ke Stasiun

Para calon penumpang di Stasiun Gambir. (Foto: Istimewa).
Klik untuk perbesar
Para calon penumpang di Stasiun Gambir. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) masih sedang berlangsung. Untuk mengamankan jalan yang berada di sekitar MK, kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas. Agar tidak mengalami kemacetan atau ketinggalan kereta, PT KAI menghimbau para calon penumpang untuk mengatur waktu keberangkatan ke stasiun.

Disampaikan Manager Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/6),”Kami menghimbau kepada seluruh calon penumpang KA agar mengatur waktu perjalanannya menuju stasiun, secara khusus penumpang yang keberangkatannya dari Stasiun Gambir. Hal ini guna menghindari calon penumpang ketinggalan kereta."

Baca Juga : Ketum PSSI Dukung Penuh Program Latihan Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia

Eva menambahkan ada 35 keberangkatan KA dari Stasiun Gambir dan hari ini aka nada sekitar 26 ribu orang yang akan turun di Stasiun Gambir. Dia menambahkan PT KAI tidak akan melakukan pola berhenti luar biasa di Stasiun Jatinegara walau ada potensi kemacaetan di sekitar Stasiun Gambir.

"Meski berpotensi terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan sekitar Stasiun Gambir, namun operasional kereta api (KA) tetap berjalan normal sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka), termasuk keberangkatan KA dari Stasiun Gambir. Kami tidak memberlakukan rekayasa pola operasi berhenti luar biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara," ungkapnya.

Baca Juga : Abah Ingin Kampus IIQ Cetak Tokoh Perempuan

Lebih lanjut Eva mengatakan kalau pihaknya telah menurunkan 28 petugas keamanan dan tambahan 2 petugas dari TNI. Untuk keamanan SOP yang ada berupa pemeriksaan barang bawaan juga menggunakan metal detector di area boarding gate.  “KAI Daop 1 Jakarta akan menambah petugas keamanan di Stasiun Gambir, dengan melibatkan juga personel TNI,”pungas Eva. [SRI]