Prabowo Kalah, Sangat Kecewa Tapi Tetap Setia

Prabowo-Sandi (tengah) meminta pendukungnya tak berkecil hati, serta mengutamakan keutuhan bangsa dan negara. (Foto: M Qori Haliana/Rakyat Merdeka)
Klik untuk perbesar
Prabowo-Sandi (tengah) meminta pendukungnya tak berkecil hati, serta mengutamakan keutuhan bangsa dan negara. (Foto: M Qori Haliana/Rakyat Merdeka)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sejak siang, kegiatan Prabowo kemarin dipusatkan di rumahnya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Prabowo tiba di sana pukul 12.20 WIB. Turun dari Toyota Alphard B-108-PSD, eks Danjen Kopassus itu langsung masuk ke rumahnya. Tak sampai 10 menit pasangannya, Sandiaga Uno, menyusul. “Kita cukup berdoa, siap, semangat pokoknya,” ucap Sandi sambil tersenyum. Raut wajahnya tampak lepas, tanpa tekanan.

Prabowo memang menggelar nobar sidang MK bersama para pimpinan partai Koalisi Indonesia Adil Makmur. Dari kubu Gerindra, yang hadir hampir full. Sedangkan partai koalisi, hadir Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden PKS Sohibul Iman. Ada pun Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketum Partai Berkarya Tommy Soeharto, absen. Keduanya diwakili sekjennya masing-masing, Hinca Pandjaitan dan Priyo Budi Santoso.

Mereka nobar di Media Centre BPN, yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah Prabowo. Wartawan tidak boleh masuk. Di sana, ada dua tersangka Kepolisian yang penahanannya tengah ditangguhkan, Lieus Sungkharisma dan Mustofa Nahrawardaya. Tersangka kasus kepemilikan senjata ilegal, Mayjen (Purn) Soenarko, juga sempat terlihat di rumah Prabowo. Namun, hanya 10 menit. Tak ada pernyataan yang dikeluarkannya.

Menjelang sore, Zulkifli Hasan pulang duluan. Katanya, ada janji bertemu para ulama di Sentul. Malam hari, sekitar pukul 7, Amien Rais datang. Setelah itu, tak banyak aktivitas. Hingga akhirnya, gerbang rumah dibuka sekitar pukul 9.20 malam, sesaat setelah Hakim Anwar Usman memutuskan MK menolak seluruh gugatan kubu 02. Wartawan masuk.

Baca Juga : KBRI Dukung Pameran Hannover Messe 2020 di Paris

Tak sampai 10 menit kemudian, Prabowo, Sandi, dan para pimpinan koalisi Indonesia Adil Makmur, keluar. Beberapa pengurus BPN berdiri di belakang mereka. Prabowo, yang mengenakan safari lengan pendek cokelat muda dan berpeci, tampak serius. Tapi, tidak tegang. Justru Sandi, yang berdiri di sebelah kirinya, yang tampak agak tegang. Dia berusaha menutupinya dengan senyuman.

Menggenggam lembaran kertas di tangan kanannya, Prabowo mulai berpidato. Nada suaranya tenang di awal, tapi tetap menggelegar di tengah. Dalam pendahuluan pidatonya, Prabowo berterima kasih kepada para anggota Koalisi Adil Makmur, BPN, masyarakat, emak-emak, dan para ulama yang sudah total mendukung 02 dalam kontestasi Pilpres 2019. Teks berpindah ke tangan kiri. Tangan kanan Prabowo memegangi pelantang alias mikropon. Tapi hanya sebentar. Setelah itu, barulah dia mengomentari putusan MK.

Prabowo mengaku sangat kecewa dengan putusan itu. Sekali pun begitu, putra Begawan Ekonomi Soemitro Djodjohadi- kusumo itu patuh pada jalur konstitusi. Prabowo menerima putusan Anwar Usman Cs itu. “Walaupun kami mengerti bahwa keputusan itu sangat mengecewakan bagi kami dan pendukung, namun sesuai kesepakatan, kami patuh dan ikuti jalur konstitusi. Yaitu UUD 45 dan sistem perundang-undangan yang berlaku,” ujar Prabowo. “Maka dengan ini kami nyatakan bahwa kami hormati hasil keputusan MK,” imbuhnya.

Meski begitu, Prabowo tampak belum menyerah. Dia akan berkonsultasi dengan tim hukum. Dia hendak meminta saran dan pendapat, apakah masih ada langkah hukum dan konstitusional lain yang mungkin bisa ditempuh. Dia juga akan segera mengundang semua pimpinan partai Koalisi Indonesia Adil Makmur untuk bermusyawarah, menentukan langkah ke depan. Semua relawan juga akan diajak.

Baca Juga : Terpilih Jadi PM Malaysia ke-8, Muhyiddin Sujud Syukur di Rumahnya

Prabowo bilang, perjuangan luhur dan mulia yang selama ini mereka lakukan masih bisa dilanjutkan di tempat lain. Salah satunya, di legislatif. “Kita bisa konsolidasi. Kita punya dukungan massa yang riil. Marilah kita menatap masa depan dengan tetap semangat dan tetap optimis,” tuturnya.

Prabowo kemudian meminta para pendukungnya tak berkecil hati. Tetap tegar dan tetap tenang, juga damai. “Tetap penuh dengan cita-cita mulia tapi selalu dalam kerangka damai, anti kekerasan dan setia pada konstitusi yaitu UUD 45,” imbau Prabowo.

Dia meminta para pendukung mementingkan keutuhan bangsa dan negara. Jangan sampai ada perpecahan. “Kita harus selalu mementingkan kepentingan yang lebih besar, keutuhan bangsa dan negara. Kita harus memandang seluruh anak bangsa sebagai saudara-saudara kita sendiri,” tegasnya.

Kalimat itu memungkasi pidato berdurasi sekitar 7,5 menit itu. Setelah itu, tepuk tangan membahana. Prabowo tersenyum sambil melambaikan tangannya. Senyumnya lepas. Sandi ikutan. Kemudian keduanya melakukan salam komando. Dua tangan Sandi menggenggam tangan Prabowo. Sementara tangan kiri Prabowo merangkul pundak Sandi. Wajah keduanya dihiasi senyum. Tepuk tangan membahana lagi.

Baca Juga : Virus Corona Gentayangan Di Mana-mana, AS Tunda Pertemuan Dengan Para Pemimpin ASEAN

Salam komando kemudian dilakukan Prabowo kepada para pimpinan partai koalisi. Suasananya penuh tawa. Seperti tak tampak adanya kekalahan di Kertanegara, malam tadi. [OKT]