Sukses Periode Pertama

NasDem Ngarep Jaksa Agung Lagi

Klik untuk perbesar
Sekjen Partai NasDem Johny G Plate. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Posisi Jaksa Agung saat ini diduduki kader dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). Pada periode selanjutnya, partai besutan Surya Paloh ini ingin memperpanjang jabatan kadernya, dengan meminta kepercayaan kepada Presiden.

Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate mengungkapkan, saat ini memang belum diketahui pasti apakah Presiden terpilih Jokowi akan tetap memilih H.M Prasetyo sebagai Jaksa Agung. Pasalnya kinerja Kejaksaan berjalan dengan baik.

Berita Terkait : Jokowi Perlu Pertimbangkan Mantan Hakim Jadi Jaksa Agung

“Kalau masih percayakan kepada kader NasDem tentu baik bagi kami, karena kaderisasi di NasDem berjalan. Dan juga karena tokoh-tokoh NasDem yang saat ini menempatkan portofolio di kabinet melaksanakan tugas dengan baik,” kata Johnny di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7).

Soal kinerja diakui Johnny memang secara subjektif saja. Pastinya Jokowi punya penilaian sendiri mengenai lembaga yang dipimpin oleh kader Partai Nasdem. Dia juga yakin bahwa penilaian bukan berupa bisikan atau pandangan dari orang lain.

Baca Juga : Ketua MPR: Semangat Perkokoh Persatuan dan Regenerasi dari Kabinet Baru

“Pak Jokowi tentu melihat secara utuh, bukan hanya mendengar komentar-komentar pihak-pihak bermasalah hukum. Kalau bermasalah sama hukum dan ditangkap oleh kejaksaan, pasti tidak suka dengan Jaksa Agung. Tapi Jaksa Agung menegakkan hukum sebagai pengacara negara,” ujar Johnny.

Kendati demikian, dia menyerahkan segala keputusan jika memang ke depan bukan lagi kader dari Partai Nasdem yang memegang jabatan tersebut.

Baca Juga : Jadi Menperin, Agus: Sulit Gantikan Airlangga

Untuk sosok menteri yang juga sedang dicari Jokowi, Partai Nasdem juga tidak mau ketinggalan dalam memberikan opsi. Menurutnya, Jokowi pasti sudah memegang nama nama calon yang akan dipilihnya, termasuk dari Partai NasDem.

“Tanpa kami ajukan nama ke Pak Jokowi, Pak Jokowi tahu untuk mengambil mana tokoh yang bagus, termasuk tokoh NasDem. Milenial tersedia, yang pengalaman senior tersedia, yang mempunyai kombinasi pengalaman non politik dan politik tersedia,” kata Johnny. [MHS]