Ditulis Usamah Islamnya Kurang, Pemarah & Gebrak Meja Depan Ulama

Prabowo Tidak Bereaksi

Calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, saat Konfernas Partai Gerindra di Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12). (Foto: Twitter @sandiuno)
Klik untuk perbesar
Calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, saat Konfernas Partai Gerindra di Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12). (Foto: Twitter @sandiuno)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tulisan eks penasihat Persaudaraan Alumni 212, Usamah Hisyam tentang calon presiden Prabowo Subianto bikin geger. Prabowo, ditulis Islamnya kurang, pemarah, hingga dibumbui cerita menggebrak meja di depan ulama. Dibegitukan, Prabowo tidak bereaksi.

Tulisan itu dituangkan Usamah di situs www.muslimobsession.com. Link tulisan ini kemudian disebarkan warganet dan menjadi perbincangan hangat lalu menghebohkan. Salah satu pemostingnya adalah film maker, Imam Brotoseno.

Baca Juga : Pesawat Penjemput ABK Diamond Princess Mendarat di Haneda

“H. Usamah Hisyam yang mundur dari PA 212, mengisahkan saat Prabowo marah karena ada yang meragukan kualitas keislamannya, ibadahnya, kemampuannya mengaji dan menjadi imam shalat. Sambil meninju meja 5 kali, hingga para ulama dan tokoh-tokoh terperangah,” cuit @imanbr sembari memposting potongan tulisan Usamah.

Jika disarikan, tulisan yang menjadi viral itu kira-kira begini. Awalnya, Usamah menjelaskan kenapa dirinya mundur di PA 212. Kumpulan ini, dianggapnya sudah politis dengan mendukung salah satu calon presiden. Usamah menegaskan, dia ingin memperjuangkan calon pemimpin yang benar- benar kaffah (sepenuhnya) sebagai muslim. Dia ingin Rizieq Syihab maju pilpres, namun sayang Rizieq menolak. Nah, tulisan Usamah semakin menaik ketika Ketum Parmusi itu mengungkapkan sepenggal peristiwa yang terjadi saat rapat di forum Dewan Penasihat PA 212. Kala itu, Usamah masih menjabat Dewan Penasihat.

Baca Juga : Qatar Laporkan Kasus Pertama Virus Corona, Korbannya Baru Balik Dari Iran

Usamah cerita, ada ulama yang berbisik kepadanya mengenai calon pemimpin muslim yang kaffah. Di satu hari sekitar pukul 19.30 WIB. Seluruh Penasihat PA 212 kembali ke ruang rapat. Tak lama berselang, lanjut Usamah dalam tulisannya, Prabowo masuk ke ruang rapat, menyusul sejumlah Sekjen Partai seperti Ahmad Muzani (Gerindra), Eddy Soeparno (PAN), dan Afriansyah Ferry Noor (PBB).

Setelah Amien Rais mencabut skorsing rapat, masih menurut cerita versi Usamah, Amien mempersilakan Prabowo berbicara, memberikan penjelasan apa yang akan diperjuangkan bila didukung PA 212. Namun, Usamah mengatakan reaksi Prabowo di luar dugaan.
 Selanjutnya