Pertegas Garis Kerja Politik dan Ideologi, Banteng Menang di 2024

Klik untuk perbesar
Moment Kongres V PDIP Di Bali.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, Kongres V PDI Perjuangan yang digelar di Bali, merupakan bentuk penegasan garis kerja politik dan ideologi partai yang berpijak pada Trisakti Bung Karno.

"Karena sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat, Trisakti Bung Karno itu acuan untuk melaksanakan kerja politik, kerja ideologi, baik di eksekutif maupun parlemen," ujar Ono, Jumat (9/8).

Berita Terkait : Anggota DPR Dari PDIP Ditangkap KPK Pesta Banteng Terusik Korupsi Bawang Putih

Di arena Kongres, Ono memiliki pandangan yang lebih utuh dalam melihat pola Pembangunan Nasional Semestar Berencana (PNSB). Di mana, jika konsep PNSB mampu "dilembagakan", pendekatan strukturalis dirasa menjadi kebutuhan untuk dapat memanifestasikan gagasan pembangunan yang berkarakter Tri Sakti, berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi dan berkeadaban dalam kebudayaan.


"Jika PNSB di lembagakan, maka dimungkinkan untuk pencapaian target pembangunan yang terkendali. Saya yakin jika prototype pembangunan semesta berencana di ikuti dengan kewenangan struktural, akan lebih mudah menggerakkan potensi kepartaian dalam partisipatif ideologis sebagaimana cita-cita Bung Karno dalam Tri Sakti atau Pidato yang diberi judul ‘Penemuan Kembali Revolusi Kita ‘ itu adalah pidato evaluasi-korektif," kata dia.

Berita Terkait : Kehadiran Prabowo Di Kongres Untuk Membangun Indonesiaā€ˇ Raya

Menurut Ono, ada prinsip-prinsip yang harus dipatuhi. Pertama, harus ada arah dan tujuan yang jelas. Di mana cita-cita PNSB adalah mewujudkan masyarakat adil dan makmur. 

Kedua, bersifat “overall planning”, atau segala hal atau bidang harus terencana. Itulah sebabnya disebut pembangunan semesta. Ketiga PNSB memegang teguh semangat berdikari. Keempat mendorong partisipasi rakyat sebagai tenaga pokok pembangunan.

Berita Terkait : Hadiri Kongres V Di Bali, Antasari: Siapa Capres Banteng Pasca Jokowi ?

"Posisi pilitik PDI Perjuangan di pemerintahan hari ini, sekaligus sebagai partai pemenang pemilu secara berturut-turut harus menjadikan kekuatan untuk lebih dapat memformulasikan kebijakan bernegara dalam praktek pembangunan yang berkesinambungan, yang berkarakter Tri Sakti dan dapat langsung dirasakan oleh rakyat," pungkasnya. [FIK]