Dapil VIII Provinsi Jawa Timur

Cak Imin Main Aman, Denada Pertahankan Kursi Eko Patrio

Muhaimin Iskandar (kiri) caleg dari PKB , Denada (tengah) caleg dari  PAN dan Ratna Listy (kanan) caleg dari Partai Nasdem
Klik untuk perbesar
Muhaimin Iskandar (kiri) caleg dari PKB , Denada (tengah) caleg dari PAN dan Ratna Listy (kanan) caleg dari Partai Nasdem

RMco.id  Rakyat Merdeka - Daerah Pemilihan (Dapil) VIII Jawa Timur bukan ladang pertempuran enteng. Ketua umum parpol dijagokan lagi. Pedangdut dan artis diplot untuk amankan kursi Senayan Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), Dapil VIII Jatim diikuti 135 caleg. Mereka akan memperebutkan 10 kursi. Wilayah di dapil ini cukup banyak, meliputi Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Mojokerto.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ingin main aman, berharap bisa mempertahankan dua kursi di dapil ini. Buktinya, partai ini menerjunkan dua petahana. Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin didapuk nomor urut wahid dan pengurus PBNU, Anwar Rachman di nomor urut 2. Diketahui, Anwar adalah pengganti Ida Fauziah karena maju Pilgub Jateng 2018. 

Baca Juga : SGU-Deltomed Ciptakan Herbal Pencegah Diabetes serta Penyembuh HIV dan Kanker

Partai Gerindra tidak mencalonkan lagi incumbent Sareh Wiyono. Berdasarkan daftar caleg tetap (DCT) dari KPU, partai besutan Prabowo Subianto ini justru mencalonkan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Soepriyono di nomor urut 1. Sebenarnya, Soepriyono adalah petahana. Pada Pileg 2014, dia mendapat kursi dari Dapil IIJatim. Kali ini, dia dipindah ke Dapil VIIIJatim.

Partai burung Garuda ini pun berharap bisa menambah kursi DPR dari dapil ini. Makanya, Gerindra menurunkan pula mantan dosen Universitas Indonesia (UI) yang juga eks calon Walikota Madiun,Harryadin Mahardika di nomor urut 4. Di kubu PDIP tetap andalkan dua petahana untuk bisa meraup kursi di Pileg 2019. Adalah Mindo Sianipar di nomor urut 1 dan Sadarestuwati nomor urut 3.

Baca Juga : Pertamina Buka Kesempatan Wirausaha untuk Mahasiswa Riau

Sama halnya dengan PDIP, Partai Golkar jagokan petahana. Nama Ketua Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO), Mohammad Suryo Alam dapat nomor 1. Posisi kedua, ditempati Sekretaris Bappilu Partai Golkar Yahya Zaini. Berbeda dengan Partai Amanat Nasional (PAN). Partai pimpinan Zulkifli Hasan ini tak lagi mengandalkan petahana yang juga komedian Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio. 

Meski demikian, PAN tetap ingin mengamankan kursi Eko Patrio yang ditinggalkan di dapil ini. Makanya, PAN memberi kepercayaan kepada pedangdut seksi Denada untuk mengikat atau mengamankan kursi Eko Patrio. Sementara, Eko Patrio dipindah ke Dapil I DKI Jakarta.
 Selanjutnya