Jokowi dan Megawati Direncanakan Hadir

Ditinggal Wali Amanah, PBB Tetap Gelar Muktamar V

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Istimewa).
Klik untuk perbesar
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Meski ditinggalkan sejumlah organisasi massa (ormas) pendukungnya, Partai Bulan Bintang (PBB) tetap menggelar Muktamar V pada 25-27 September di Bangka Belitung.

Sekjen PBB Ferry Noor menegaskan Muktamar V di Bangka Belitung tetap jalan. Pihaknya malah bersyukur ormas yang disebut Wali Amanah itu lepas. Pasalnya, selama ini mereka tak memberikan dukungan maksimal. Wali Amanah dari tahun 2005-2019 tidak berbuat apa-apa untuk PBB. 

“Padahal di dalam AD/ART harusnya mereka memberikan saran, pertimbangan dan turut serta memenangkan PBB. Tapi kenyataannya, Wali Amanah tidak melaksanakan itu,” kata Ferry di Jakarta, kemarin.
 
Menurut Ferry, ketika ormas menarik dukungan, pihaknya menerima hal tersebut. “Mereka malah menenggelamkan PBB. Kami merasa bahwa keputusan Wali Amanah undur diri dari PBB sudah benar,” ucapnya.

Baca Juga : Merapi Meletus, Penerbangan di Solo Dialihkan Wilayah Tak Terdampak

 Ferry menambahkan, Wali Amanah PBB terdiri dari beberapa ormas pendiri partai yang orang-orangnya adalah perwakilan dari beberapa ormas, jadi bukan ormasnya. 

 “Perlu diketahui di dewan dakwah itu banyak kader-kader partai lain. Mereka bukan mutlak pengusung maupun pendukung PBB, itu yang kita rasakan. Kalau mereka tarik diri dan mau buat partai baru itu lebih baik, bisa berkompetisi,” ungkap Ferry. 

Menurut dia, dengan langkah yang dilakukan para Wali Amanah tersebut, pihaknya tak gentar. PBB tetap menggelar Muktamar. Dalam Muktamar, Yusril Ihza Mahendra kembali mendapat dukungan dari 514 cabang dan 34 DPW. 

Baca Juga : Telkomsel Gandeng Microsoft Bantu Daerah Terpencil Melek Internet

Presiden Jokowi akan membuka kegiatan tersebut. Selain Jokowi, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga dipastikan hadir dalam Muktamar yang digelar di Bangka Belitung. Beberapa sekjen partai politik pendukung Jokowi juga direncanakan akan memenuhi undangan PBB. 

Sebelumnya, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengatakan, partainya akan memilih pimpinan baru pada September 2019. “Mudah-mudahan terpilih generasi muda yang meneruskan kepemimpinan partai ini,” kata Yusril. 

Menurut Yusril, dalam Muktamar itu akan dibicarakan upaya mem perkuat partai. Selain itu, per bedaan pandangan politik dalam Pemilu 2019 tidak ketinggalan menjadi agenda pertemuan tersebut. 

Baca Juga : Penutupan Bandara Adi Soemarmo, Solo Diperpanjang Hingga Pukul 13.30 WIB

Sementara, Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PBB KH Muqoddas meminta dukungan masyarakat untuk pimpinan PBB selanjutnya. Sebanyak 45 orang pengurus PBB bertemu Presiden Jokowi untuk bersilaturahmi, Kamis siang. [MHS]