Kader PKPI Tak Dipilih Menteri, Hendropriyono Sadar Diri Partainya Kecil

Klik untuk perbesar
Ketua Dewan Pembina PKPI AM. Hendropriyono.

RMco.id  Rakyat Merdeka - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) tidak mendapatkan kursi menteri maupun wakil menteri. PKPI sadar diri atas hak prerogratif Presiden Jokowi yang lebih memilih kader dari partai lain. 

Ketua Dewan Pembina PKPI AM. Hendropriyono mengatakan, perolehan suara partainya pada Pemilu 2019 terbilang kecil. Pada proses kampanye lalu, partainya juga lebih sering kampanye untuk presiden daripada partainya sendiri. Sehingga dia menebak keputusan Jokowi melihat dari perolehan suara yang didapat. 

“Fokus kampanye kita memenangkan Jokowi jadi Presiden,” kata Hendropriyono, kemarin. 

Baca Juga : Mahfud Cepat Berubah

Fokus yang ditujukan untuk kampanye Jokowi, juga membuat partainya tidak lolos ambang batas parlemen. Mantan Ketua Umum PKPI itu melihat kesempatan partai lain yang memiliki fokus lain untuk membesarkan nama partai. 

“Nasibnya, PKPI tidak dapat kursi wakil menteri seperti Perindo dan PSI.,” ucap Hendropriyono. 

“Bisa dibayangkan bagaimana masa depan partai kebangsaan pendukung loyal Jokowi ke depannya,” sambungnya. 

Baca Juga : Sukmawati Offside...

Sementara, Sekretaris Jenderal PKPI Verry Surya Hendrawan mengapresiasi keputusan Jokowi dalam menentukan kabinet periode 2019-2024. Walaupun belum ada penunjukkan langsung kepada kadernya untuk bergabung di kabinet, dukungan akan terus dijalankan. 

“Kami tentu saja menyerahkan sepenuhnya kepada Bapak Presiden. Karena ini hak prerogatif Beliau. Kami memberikan dukungan tanpa syarat. Ini komitmen tulus kami. Titik tanpa koma,” kata Verry dalam keterangan kepada Rakyat Merdeka, kemarin. 

Dia mendoakan para menteri maupun wakil menteri dapat menjalankan visi misi yang diusung Jokowi. Sehingga pemerintahan ke depan dapat membuat kehidupan masyarakat bisa lebih baik dari sebelumnya. 

Baca Juga : Masyarakat Pilih Teknologi Biometrik Ketimbang PIN Dan Kode Password

“Insya Allah para wamen dapat memperkuat Kabinet 2019-2024, dapat menjalankan tugasnya dengan baik agar bangsa Indonesia bisa lebih makmur dan sejahtera selamanya. Dan semoga Indonesia selalu dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya. [MHS]