Belum Berani Deklarasi, Partai Gelora Cuma Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi

Fahri Hamzah dan Anis Matta menghadiri silaturahmi Partai Gelora. (Foto Indonesiainside.id)
Klik untuk perbesar
Fahri Hamzah dan Anis Matta menghadiri silaturahmi Partai Gelora. (Foto Indonesiainside.id)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) yang tadinya akan menggelar deklarasi tepat di Hari Pahlawan batal. Ternyata agenda yang dilakukan hanya konsolidasi dan silaturahmi para penggagas yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.

“Silaturahmi biasa aja sekalian peringatan momen Hari Pahlawan. Acara ini untuk mengkonsolidasi berbagai langkah persiapan yg diperlukan,” kata inisator Partai Gelora Mahfudz Siddiq kepada Rakyat Merdeka.

Baca Juga : Mahfud MD Pastikan RI Masih Zero Virus Corona

Menurut dia, Partai Gelora lahir bertepatan pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober yang lalu sama dengan hari ulang tahun inisiator lainnya Anis Matta. Menurutnya soal deklarasi pastinya akan dilaksanakan secepatnya, tapi dengan kelengkapan dan persyaratan dokumen yang sudah ada.

“Deklarasi baru akan dilakukan jika semua aspek kelengkapannya sudah siap dan selesai semua. Karena untuk mendapat status badan hukum sebagai parpol kan banyak dan berat,” ujar eks Politikus PKS tersebut. Padahal rencana untuk deklarasi sudah beredar, namun menurutnya berkenaan dengan status hukum yang tak kunjung usai memaksa acara tersebut harus diundur. 

Baca Juga : Resmi Jadi PM Malaysia, Pelantikan Muhyiddin Yassin Cuma 12 Menit

Acara yang berlangsung hari ini kata Mahfudz lebih tepat silaturahmi para penggagas Partai Gelora. Inisiator lainnya Fahri Hamzah juga membantah deklarasi akan dilaksanakan bertepatan pada Hari Pahlawan. Dia menekankan, acara hanya sebatas syukuran atas terbentuknya partai politik baru di Indonesia.

“Lebih pada kita mau syukuran di hari pahlawan. Kalau dibilang deklarasi, bukan. Syukuran aja, kita ngumpul,” terangnya. Mantan Wakil Ketua DPR RI itu juga menjelaskan bahwa dokumen yang dibutuhkan pengesahan partai sudah diserahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM oleh notaris.

Baca Juga : Thailand Umumkan Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Sehingga saat ini menunggu dari pihak terkait pengecekan kelengkapan administrasi partai. “Pemeriksaannya akan lebih akurat oleh Kemenkumham, oleh dinas-dinas politik di daerah, semua diperiksa,” pungkasnya.[MHS]