Menterinya Dituding Intervensi Munas Golkar

Jokowi: Partai Besar Tak Mungkin Bisa Diintervensi

Presiden Jokowi. (Foto: IG@jokowi)
Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi. (Foto: IG@jokowi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo membantah ada menterinya yang mengintervensi Munas Partai Golkar. Jokowi menegaskan, Munas adalah urusan internal Golkar. 

"Dan sebagai partai besar, partai yang memiliki pengalaman yang panjang dalam perpolitikan kita, enggak mungkin lah bisa diintervensi oleh menteri, diintervensi dari eksternal," ujar Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12). Menurut Jokowi, isu semacam itu adalah hal biasa dalam politik. 

Berita Terkait : Resmikan Terowongan Nanjung, Jokowi: Insya Allah Banjir di Bandung Bisa Diminimalisir

Tudingan soal intervensi menteri ini dilontarkan kubu Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Ada tiga menteri yang disebut. Ketiganya adalah Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, dan Menko Maritim Luhut Pandjaitan. "Kalau Mensesneg bisa intervensi ke Golkar jagoan bener Mensesneg," seloroh Jokowi. 

Begitu pun dengan Seskab. "Ini coba kenal satu DPD (Golkar) pun enggak. Pak Seskab, apa urusannya dengan munas Golkar?" tanya mantan Gubernur DKI Jakarta itu. 

Berita Terkait : HIPMI Minta Jokowi Pertegas Regulasi Proyek Untuk Pengusaha Muda

Jokowi juga menegaskan tak mengintervensi proses pemilihan ketua umum partai beringin itu. "Munas golkar itu urusan internal partai. Kalau saya, saya mau undang, ya undang terbuka kayak dulu DPD undang, terbuka. Berbicara mengenai kenegaraan," tuturnya. 

Kalau Luhut, Jokowi menilainya wajar. Soalnya, Luhut adalah politikus Golkar. Begitu juga dengan Mensos Agus Gumiwang atau Menpora Zainuddin Amali. "Kan Golkar," imbuh Jokowi. 

Berita Terkait : IDFC Mau Investasi 5 Miliar Dolar, Jokowi Girang

Presiden Jokowi pun berharap Munas Golkar berlangsung dengan lancar. Dapat memilih ketua umumnya dengan demokratis. "Ya biarkan lah Golkar secara demokratis menentukan arah ke depan pimpinannya. Dan Kita tahu sebagai partai besar penting, Golkar dalam menjaga stabilitas politik nasional juga ikut berkontribusi besar dalam pembangunan nasional kita," tandasnya. [OKT]