RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta semua kader partai beringin berkonsentrasi pada Munas. Jangan mengembangkan narasi-narasi lain di luar itu. 

"Karena untuk pengembangan narasi lain, Ketum Partai Golkar ini paham arahnya ke mana," ujar Airlangga di DPP Partai Golkar, Jl. Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/12). 

Berita Terkait : Airlangga: PSBB Transisi Dongkrak Indikator Makro dan Sektoral

Dia pun meminta para kader Golkar kembali fokus pada mekanisme Munas. Salah satunya, dukungan 30 persen yang dibutuhkan bakal calon menjadi calon ketua umum partai beringin dari pemegang suara. Yakni, DPD I dan DPD II. 

"Jadi jangan keluar konteks Munas. Kita fokus saja pada munas dan cari dukungan dari DPD I dan DPD II," tegasnya. 

Berita Terkait : Tetapkan 53 Kepala Daerah, Golkar Tak Tarik Mahar Sepeser Pun

Airlangga menegaskan, esensi munas adalah musyawarah. Nah, dalam musyawarah tidak ada lawan. "Semua adalah kader terbaik Partai Golkar," ucap Airlangga disambut riuh tepuk tangan para pendukungnya. 

Riuh tepuk tangan kembali terdengar ketika Airlangga menjawab pertanyaan wartawan soal AD/ART yang dianggap menguntungkan dirinya. "Kalau bicara perdagangan, bicara untung-rugi. Tapi kalau politik, kita tidak pernah bicara untung-rugi. tapi apa maslahat untuk masyarakat," jawabnya. 

Berita Terkait : Airlangga Ultimatum Kader Pembelot Di Pilkada Bakal Dipecat

Apakah Airlangga tidak ingin merangkul kubu Bamsoet? "Sekarang dirangkul aja digebukin, gimana?" jawabnya sambil tersenyum. [OKT]