Munas Golkar Ditutup

Tak Ada Lagi Pendukung Airlangga Atau Pendukung Bamsoet!

Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo berjabat tangan di arena Munas Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Kamis (5/12).
Klik untuk perbesar
Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo berjabat tangan di arena Munas Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Kamis (5/12).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Saat berpidato dalam penutupan Munas Golkar, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto kembali memuji Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Bamsoet, disebutnya, berkontribusi membuat Munas Golkar berjalan sejuk.

"Yang kami hormati Ketua MPR Pak Bambang Soesatyo. Yang berkontribusi terhadap ademnya Munas," ujar Airlangga di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).

Berita Terkait : Golkar Tegetkan Menang 60 Persen Di Pilkada Tahun Ini

Dia kemudian menyapa sederet eks pendukung Bamsoet. Mereka yang disebutkan di antaranya Agus Gumiwang Kartasasmita, Azis Syamsuddin, Ahmad Doli Kurnia hingga Maman Abdurahman.
"Dan juga kepada tim Bambang Soesatyo, Pak Supit dan Pak Nusron Wahid, Pak Misbakhun dan bendahara bersama kita Pak Robert Kardinal," sambung Airlangga. 

Menko Perekonomian ini mengaku telah membuat kesepakatan bersama Bamsoet untuk meniadakan faksi di Golkar. "Tidak ada lagi pendukung Airlangga Hartarto dan pendukung Bamsoet, yang ada adalah kader Partai Golkar dan saya akan menjadi pemimpin seluruh Partai Golkar di manapun berada," tegas Airlangga disambut riuh tepuk tangan para peserta Munas. 

Berita Terkait : Kawasan BIE Didorong Jadi Sentra Pariwisata, Industri, dan Perdagangan

Airlangga kemudian membeberkan tokoh-tokoh yang akan diangkat sebagai pengurus partai beringin. "Saya mohon izin tidak semua disebutkan. Saya diberi waktu 60 hari tapi 45 hari," tuturnya. 
Yang pertama disebut adalah para pejabat Dewan. Hampir semua pejabat Dewan di periode sebelumnya kembali didapuk untuk posisi yang sama di kepengurusan lima tahun mendatang.

Ketua Dewan Kehormatan kembali dijabat Bapak Akbar Tandjung. Kemudian ketua Dewan Pakar juga kembali dijabat Agung Laksono. "Saya tanya Pak Agung mau pindah ternyata tidak mau," kelakarnya disambut tawa. 

Berita Terkait : KEK Galang Batang Ditargetin Segera Bisa Olah Bauksit Jadi Alumina

Sementara Majelis Etik yang kini berubah menjadi Dewan Etik, tetap dijabat Mohammad Hatta. Sementara Dewan Penasehat belum disebutkan Airlangga. Sebelumnya, Golkar telah mengumumkan Ketua Dewan Pembina Golkar yang kembali dijabat Aburizal Bakrie alias Ical. OKT