Wapres Bersyukur, Munas Golkar Berjalan Adem Ayem

Wapres KH Maruf Amin (memakai kopiah) memasuki arena Munas X Golkar, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis malam (5/12). (Foto: Kabar Golkar)
Klik untuk perbesar
Wapres KH Maruf Amin (memakai kopiah) memasuki arena Munas X Golkar, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis malam (5/12). (Foto: Kabar Golkar)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan pidato dalam penutupan Munas X Golkar. Ma'ruf mengawalinya dengan mengucapkan selamat ke Airlangga Hartarto yang kembali menjabat Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024. 

"Saya ucapkan selamat kepada Bapak Airlangga Hartarto, yang terpilih kembali sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada Munas yang ke-10 ini," ujar Ma'ruf di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Kamis malam (5/12). 

Sama seperti Presiden Jokowi, Ma'ruf juga memuji hajatan partai beringin yang berjalan dengan sejuk. "Patut disyukuri karena Munas Partai Golkar dapat berjalan dengan lancar, sejuk, aman, dan demokratis," tuturnya. Menurut Ma'ruf, situasi dan kondisi ini sangat mendukung semangat persatuan untuk membangun Indonesia melalui Partai Golkar. 

Berita Terkait : Tak Ada Lagi Pendukung Airlangga Atau Pendukung Bamsoet!

Semula, kata Ma'ruf, ada yang mengira Munas Golkar itu akan berlangsung panas. Tapi dugaan itu ternyata keliru. "Kata orang NU, katanya sebelum Munas, gegeran. Sesudah munas, gegeran. Gegeran tu ribut. Tapi setelah munas ketawa-ketawa, saling rangkul, saling pelukan dan mendukung satu sama lain. Dan itu kita lihat dalam sambutan ketum tadi," tutur eks Rais Aam PBNU itu. "Memang ada ungkapan, yang sudah lewat, lewat saja. Tapi kita maju ke depan untuk keadaan yang lebih baik," imbuhnya. 

Dia pun memuji konsolidasi dan musyawarah, bagian dari tradisi demokrasi, yang selalu dikedepankan oleh Partai Golkar. Hubungan dan kerja sama antar pengurus dan anggota sangat luwes dan saling mengisi. Semua berorientasi pada arah dan tujuan yang sama. "Kemampuan ini membuktikan tentang kematangan Partai Golkar," puji Ma'ruf. "Saya lihat semua tokoh-tokoh senior masih kumpul semua pak akbar tandjung, pak ARB, Agung Laksono, Pak Ginandjar. Ini buktikan Partai Golkar mampu menjaga hubungan antara senior dan juniornya dan mampu menggalang kekuatannya sepanjang masa," tambahnya. 

Dia pun berharap, agar seluruh pengurus dan anggota Partai Golkar secara konsisten dapat turut serta menjaga soliditas organisasi. Partai Golkar yang solid, akan memberikan kontribusi penting dalam menjaga stabilitas politik nasional. "Partai Golkar adalah salah satu partai besar yang merupakan aset penting bangsa Indonesia. Gerak langkah dan kebijakan partai ini akan memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," pujinya. 

Berita Terkait : Malam Ini, Munas X Golkar Bakal Ditutup Wapres KH Ma`ruf Amin

Stabilitas politik berjalan paralel dengan stabilitas ekonomi. Stabilitas juga penting untuk membangun SDM Indonesia yang unggul dalam menghadapi persaingan ekonomi global. "Menjaga stabilitas politik nasional menjadi kunci. Jangan sampai ada distabilitas politik, karena berpengaruh kepada iklim investasi," wanti-wantinya. 

Pemerintah berharap, Partai Golkar secara konsisten merealisasikan visi mulianya, yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang bersatu, berdaulat, maju, modern, damai, adil, makmur, beriman dan berakhlak mulia, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan bermartabat dalam pergaulan dunia.

"Semoga hasil-hasil Munas dan dengan terpilihnya Bapak Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum, dapat membawa semangat bersatunya kader-kader Partai Golkar di seluruh Indonesia. Sesuai Tagline Munas Partai Golkar ke-10 ini yaitu: Kita 1 untuk Indonesia," tutupnya. [OKT]