RMco.id  Rakyat Merdeka - Permintaan Amien Rais agar Zulkifli Hasan tidak maju lagi sebagai calon ketua umum pada Kongres PAN, Maret 2020, sepertinya tak digubris. Para kader PAN di bawah justru mendorong Zul untuk maju lagi. Sampai kemarin, sudah 31 DPW mendeklarasikan mendukung Zul.

Sepertinya Amien sudah tak didengar lagi. Dukungan untuk Zul awalnya berjumlah 30 DPW, yang disampaikan Sabtu malam. Kemarin, dukungan bagi mantan Ketua MPR ini bertambah 1, yakni dari DPW PAN DKI Jakarta yang saat ini dipimpin oleh Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio.

Dukungan dari DPW DKI ini semakin menguatkan tekad dan semangat kubu Zul untuk maju lagi. Yandri Susanto, salah satu tangan sasikan dukungan dalam bentuk tertulis dan dalam jumpa pers juga kemarin pasca-Rakernas,” terangnya.

Lalu, bagaimana dengan Zul? Apa juga tidak mau mendengarkan permintaan Amien agar mundur dari kontestasi pemilihan ketum? Yandri enggan membenturkan Amien dan Zul. Hanya saja, yang ia dengarkan langsung dari pernyataan Zul ketika merespons dukungan dari DPW dan DPD, besan Amien itu tidak akan mundur.

Berita Terkait : Zulhas Kepengen Kader Muda PAN Pegang Jabatan Strategis

“Karena menghargai permintaan DPW dan DPD. Jadi, Insya Allah tidak akan mundur. Itu Bang Zul langsung yang sampaikan, saya mendengarkan langsung,” ungkapnya. “Saya Insya Allah, bismillah, tidak akan mundur,” ucap Yandri menirukan Zulhas.

Yandri meyakini, dukungan yang disampaikan ke 31 DPW ke Zul akan diikuti seluruh DPD. Namun, ia juga PAN memilih merapat sebagai pendukung pemerintah. menghargai apabila ada tim pemenangan atau kandidat yang menyanggah klaim tersebut.

“Yang menggembirakan itu, bahkan DPW yang belum menyatakan dukungan kepada Bang Zul ternyata sebagian besarnya juga sudah berkomitmen ke Bang Zul. Itu menunjukkan bahwa secara alami dukungan kepada Bang Zul semakin kuat,” tandasnya.

Yandri berharap, kontestasi pemilihan ketum PAN berlangsung sehat. Fitnah, hasud, dengki, dan provokasi yang tidak sehat bukan tipe PAN selama ini. “Kalau ada tim sukses atau kandidat yang melakukan itu, saya yakin pemilik suara di Kongres nanti sudah tahu siapa yang akan dipilih. Dan saya yakin itu bang Zul,” tutupnya.

Berita Terkait : 4 Sekawan Ini Kunci Kekompakan PAN

Selain Zulkifli Hasan, ada sejumlah nama lain yang disebut-sebut bakal maju dalam Kongres V PAN. Antara lain Mulfachri Harahap, Asman Abnur, Hanafi Rais, hingga Bima Arya.

Sekretaris Tim Pemenangan Mulfachri Harahap, Ahmad Yohan, tidak gentar dengan dukungan 31 DPW terhadap Zul. Ia meyakini, suara Amien Rais masih didengar dan menjadi penentu. Apalagi, untuk regenerasi kepimpinan PAN. Ia meminta kubu pesaingnya tidak cepat puas dengan dukungan 31 DPW.

“Kalau 30 DPW dikali 2, ya cuma 60 suara itu. Itu kan baru pendapat DPW. Tidak semua DPW itu kemudian mewakili semua DPD-nya,” kata Yohan, kepada Rakyat Merdeka tadi malam.

Meskipun tidak didukung banyak DPW, ia mengklaim, hingga tadi malam, jagoannya sudah mendapat dukungan 353 DPD. “Sudah menyatakan dukungan kepada Pak Mulfachri. Kami dari pendukung, sangat optimis lah dengan dukungan DPD yang mayoritas ini. Kita sudah unggul dengan yang lain,” ungkapnya.

Baca Juga : Smartfren Raih TCA 2020 Kategori Peduli Masyarakat

Pengamat politik Hendri Satrio mengatakan, di Kongres PAN mendatang, pertarungannya bukan Amien versus Zul. Dukungan mayoritas DPW itu merupakan aspirasi dari bawah agar PAN memilih merapat sebagai pendukung pemerintah.

“Memang Pak Amien tokoh sentralnya PAN. Namun, pilihannya bukan Pak Amien atau Zul, tapi kalau DPW banyak ke Zulhas, kemungkinan besar banyak yang ingin PAN berkoalisi ke Jokowi,” kata Hensat, kepada Rakyat Merdeka tadi malam.

Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin tidak heran, jika Zulhas mendapat dukungan mayoritas DPW. Karena Zulhas adalah incumbent. Meskipun terlihat alot, ia meyakini pada dasarnya Zulhas masih nurut pada besannya itu.

Buktinya ketika memberikan dukungan saat Pilpres kepada Prabowo-Sandiaga dan penentukan sikap politik pasca-Pilpres: oposisi atau koalisi. Begitupun sebaliknya, jika Zulhas kembali menjadi Ketum, Amien justru untung. “Karena bisa jadi anaknya Hanafi Rais bisa jadi Sekjen PAN,” prediksi Ujang, ketika berbincang dengan Rakyat Merdeka tadi malam. [SAR]