Kongres PAN: Jangan Lagi Jualan Surga dan Neraka

Mantan anggota DPR Bara Hasibuan di Konferensi Perubahan Iklim ke-25 di Madrid, Spanyol, Senin (9/12).
Klik untuk perbesar
Mantan anggota DPR Bara Hasibuan di Konferensi Perubahan Iklim ke-25 di Madrid, Spanyol, Senin (9/12).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan melihat adanya semangat baru yang diinginkan kader untuk membuat PAN menjadi independen dan bebas dari dominasi satu orang. 

“Selama ini sangat terlihat, siapapun ketua umumnya selalu dibayang-bayingi oleh satu orang. Dominasi dari luar sangat terlihat. Mereka tidak memiliki otoritas full, keluasan mengambil kebijakan, memimpin partai, memutuskan hal yang strategis sampai menentang koalisi,” kata Bara di Konferensi Perubahan Iklim ke-25  Madrid, Spanyol, Senin (9/12).
 
Nah menjelang Kongres ini, Ia melihat ada semangat baru yang belum pernah dilihat sebelumnya. Misalnya, banyaknya dukungan yang diberikan DPD dan DPW untuk Zulkilfi Hasan untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum PAN. 

Berita Terkait : Amien Tak Didengar Lagi

“Dukungan itu terjadi dua hari lalu, setelah penutupan Rakernas.  Pada pembukaan Rakernas, Pidato Zul juga berbeda dengan sambutan yang diberikan Ketua Dewan Kehormatan, Amien Rais.
Misalnya, soal posisi PAN terhadap pemerintah Jokowi,” kata mantan anggota DPR ini. 

Lalu, lanjut Bara dalam pidatonya, Zulhas juga mengatakan, bahwa sekarang ini jualan surga dan negara dalam politik tidak relevan lagi. Ke depan, itu harus realistis. 

Berita Terkait : Kongres GMNI Ambon Panas, Ketua DPC Surabaya Imbau Kader Tak Terprovokasi

“Jangan lagi menjual hal-hal yang tidak relevan di masyarakat, seperti surga dan negara,”demikian disampaikan Zul dalam pidato di Rakernas. 

Setelah pidato itu, kata Bara pada malamnya banyak DPD dan DPW memberikan dukungannya kepada Zul.

Baca Juga : Garuda Samain Tarif Pesawat Dengan Ojol, Garda: Analisis Tak Masuk Akal

“Kondisi ini menujukkan bahwa semua kader ingin ada perubahan membawa PAN lebih independen dan bebas dari dominasi satu orang. Dan itu menjadi kunci keberhasilan kongres nanti,”tegasnya. [FIK]