Sebelumnya 
TGB akan optimal meraup suara untuk Jokowi-Ma’ruf. Ia telah berkunjung ke sejumlah tokoh dan beberapa kabupaten/ kota di Jabar. Bahkan, TGB akan mengampanyekan capres diusung partai beringin ke seluruh daerah di Jabar.

Selain pesantren atau kalangan religius, dia berkampanye ke jaringan masyarakat lainnya. “Alhamdulillah diterima dengan baik untuk membangun kesepemahaman,” ujarnya.

Baca Juga : Pilkada Tak Boleh Ancam Jiwa Dan Perkembangan Anak

TGB menjelaskan, semua wilayah Jabar merupakan daerah potensial, daerah dengan karakteristik khusus dan berbeda satu sama lain. “Karenanya pola kampanye kami lakukan sesusai dengan karekteristik masyarakat Jabar, di antaranya memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa presiden telah melakukan program dengan baik dan harus dilanjutkan ke periode berikutnya,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, partainya sempat melalui masa kritis pada 2018. Sepanjang tahun lalu, Golkar memang diterpa banyak isu negatif. Mulai dari kasus dugaan korupsi Setya Novanto hingga Idrus Marham.

Baca Juga : Berpindah Menjalin Interaksi

Tapi, kini masa itu telah lewat dan sudah saatnya Golkar bangkit dan berjaya lagi di Pileg dan Pilpres 2019. Diharapkan, elektabilitas Golkar bisa rebound alias memantul ke atas lagi. “Tahun ini, kami yakin suaranya bisa rebound (melambung),” ujar Airlangga.

Kata Airlangga, seluruh kader partai berlambang beringin diminta bekerja maksimal lagi demi meraih suara. Mereka harus solid baik saat berada di dalam maupun luar ruangan alias lapangan. Bila seluruh pihak bekerja keras dan solid, dirinya meyakini partai yang ia pimpin akan menjadi partai pemenang di pileg dan pilpres, termasuk di Sulsel.

Baca Juga : Pemerintah Miliki 3 Modal Kekuatan

Apalagi sejumlah persiapan telah dilakukan, salah satunya lobi politik. Khusus di Provinsi Sulsel, lanjut dia, target 7 kursi DPR harus mampu diraih dengan kekuatan pengurus pusat ditambah pengurus tingkat dua dan mesin partai. [EDY]