Demokrat Kongres Besok, SBY Off AHY On

Wakil Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan keterangan pada media. (Foto: Twitter Agus Harimurti Yudhoyono)
Klik untuk perbesar
Wakil Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat memberikan keterangan pada media. (Foto: Twitter Agus Harimurti Yudhoyono)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrat akan menggelar Kongres V, besok. Kongres yang rencananya digelar tiga hari dipersingkat jadi satu hari. Keputusan ini terkait merebaknya wabah corona. Salah satu agen da kongres ini adalah pemilihan ketua umum.

Sekjen Demokrat, Hinca Panjaitan mengisyaratkan, SBY akan off alias mengakhiri tugasnya sebagai ketua umum. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra sulung SBY digadang-dagang menjadi penggantinya.

Gelaran kongres sedianya akan digelar tiga hari: 14-16 Maret 2020 di JCC Senayan, Jakarta. Namun mempertimbangkan penyebaran wabah virus corona, panitia memutuskan untuk mempercepat penyelenggaraan kongres menjadi satu hari.

Hinca menyebutnya, one day kongres untuk memperkecil peluang penyebaran virus corona. Meski digelar satu hari, Hinca yakin, prosesi pemilihan ketum yang baru akan berjalan mulus dalam waktu yang singkat. “Persiapan sudah 95 persen,” kata Hinca saat memberikan keterangan pers persiapan kongres di markas Demokrat, Jakarta, kemarin.

Berita Terkait : Kongres Demokrat Terpapar Corona

Dalam kongres ini, Demokrat akan memilih calon ketua umumnya yang baru. Siapa ketum selanjutnya? Apakah masih SBY? Hinca mengatakan, dalam kongres nanti akan terjadi pergantian di pucuk pimpinan Demokrat. Ia mengisyaratkan SBY tak bakal memimpin lagi. SBY ingin memberikan kesempatan kader muda untuk memimpin.

SBY juga ingin menjadikan kongres nanti sebagai tempat untuk mengakhiri tugasnya dengan baik. Sama seperti saat mengakhiri tugas sebagai presiden dua periode. “Beliau sampaikan kepada kami bahwa sudah cukup saya (memimpin), mau soft landing sebagai ketum,” ucapnya.

Siapa penggantinya? Soal ini, Hinca enggan menjelaskan lebih jauh. Yang pasti, kata dia, calon yang maju adalah kader internal partai. Tak mungkin orang dari luar partai ujuk-ujuk mencalonkan diri.

Apakah AHY atau Ibas? Ditanya begitu, Hinca menjawab diplomatis. Kata dia, seluruh kader punya peluang yang sama. “Kita lihat nanti tanggal 15 saja,” ucapnya.

Baca Juga : Pulang Plesiran Dari Walt Disney World dan Universal Studios di Florida, Pria AS Ini Meninggal Dunia

Ia hanya berharap pemimpin baru di Demokrat dapat memompa semangat baru bagi kader. Hinca melanjutkan, dalam kongres itu juga SBY akan menyampaikan pidato terakhirnya sebagai Ketum.

Pidato ini berisi pandangan politik SBY terhadap situasi terkini. Mulai dari politik hingga ekonomi. Termasuk saran-saran untuk menyelmatkan ekonomi sekarang. “Saya kira teman-teman media yang sudah lama menunggu suara beliau untuk menyampaikan pandangannya,” kata Hinca.

Siapa yang akan maju jadi ketum? Sejak awal tahun kemarin, wacana pergantian pucuk pimpinan di Demokrat memang sudah berhembus. Kian kemarin, makin terasa. Ada dua calon yang menguat menggantikan posisi SBY. Keduanya tak lain adalah putra SBY sendiri, yaitu AHY dan Ibas. Persaingan itu terasa lantaran AHY dan Ibas makin rajin melakukan safari politik ke daerah.

AHY misalnya sudah melakukan kunjungan ke daerah sejak Januari. Menurut Hinca, safari itu sebagai hal yang biasa. Keduanya sedang melakukan tugasnya masing-masing. AHY sebagai Waketum Demokrat sementara AHY sebagai Ketua Fraksi Demokrat.

Baca Juga : PSSI Pilih Mills Jersey Timnas Produk Anak Bangsa Jadi Sponsor Official

Kenyataannya kader Demokrat di daerah mulai mengubu. Sejumlah daerah dan sayap partai sudah terang-terangan mendukung calon pilihannya.

Sayap partai Demokrat, Bintang Muda Indonesia (BMI) misalnya sudah menjatuhkan pilihan kepada AHY. Ketua Dewan Pimpinan Nasional BMI, Farkhan Evendi menilai, AHY sebagai sosok yang cerdas dan santun. Cocok mengomandoi PD ke depan. Sejumlah daerah yang ikut mendukung AHY misalnya Lampung, NTT, Sumatera Utara, Papua Barat dan DKI Jakarta.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menilai, kongres kali ini memang waktu yang tepat bagi Demokrat melakukan regenerasi kepemimpinan. Kongres kali ini juga panggung yang tepat bagi AHY untuk on atau tampil lagi. Menurut dia, AHY sudah semakin matang berpolitik sejak tampil di Pilgub DKI 2017. [BCG]