Uji Kelayakan Pimpinan PAC, PDIP Libatkan BNN

Proses fit and proper test PAC PDIP se-DKI Jakarta. (Foto: Dok. DPD PDIP DKI Jakarta)
Klik untuk perbesar
Proses fit and proper test PAC PDIP se-DKI Jakarta. (Foto: Dok. DPD PDIP DKI Jakarta)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan DKI Jakarta menggelar fit and proper test calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-DKI Jakarta, Minggu (15/3). Proses tersebut dilakukan bertahap dan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta.      

Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Ady Widjaja, mengatakan, fit and proper test dilakukan terhadap seluruh calon pimpinan PAC PDI Perjuangan. Dia berharap, para pimpinan PAC yang terpilih dapat menjalankan tugas sesuai ideologi partai yang berkomitmen solid bergerak bersama rakyat. Pimpinan PAC juga harus bebas narkoba.    

"Pimpinan PAC ini adalah garda terdepan. Kami enggak mau ada anggota pengguna narkoba," kata Ady, di Kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Minggu (15/3).      

Baca Juga : Denny JA Raih Penghargaan Tingkat ASEAN dari Presiden Sastra Sabah

Ady menegaskan, para calon pimpinan PAC yang diuji hari ini merupakan figur yang diusulkan pengurus ranting dan anak ranting. Dia memastikan, proses penjaringannya transparan dan akuntabel.       

"Kami enggak mau ada titipan dalam proses pemilihannya. Sesuai amanat Kongres, kami harus solid bergerak, satu napas menjalankan tugas partai," ucap Ady.         

Di lokasi yang sama, Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono, menyampaikan, BNN dilibatkan dalam uji kalayakan dan kepatutan untuk mendapatkan calon Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC PDI Perjuangan yang berkualitas dan bersih dari narkotika. "Kami menerjemahkan keinginan Ibu Ketua Umum untuk konsisten mendukung pemberantasan narkoba," kata Gembong.      

Baca Juga : Formula One Baru Bisa Digelar Juni

Gembong menjelaskan, seluruh calon pimpinan PAC DKI Jakarta wajib menjalani tes urine yang dilakukan bersama BNN. Setelah itu, para calon pimpinan PDI Perjuangan di tingkat kecamatan tersebut mengikuti tes tertulis dan diwawancara oleh pimpinan DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta.      

Hasil uji kelayakan dan kepatutan, kata Gembong, akan dibahas dalam rapat pleno DPD. Selanjutnya DPD Partai akan menetapkan rekomendasi yang disampaikan dalam musyawarah anak cabang (Musancab)      

"Ini bukti kaderisasi kita berjalan baik. Kita buat terobosan cari pemimpin yang berkualitas, berideologi kuat, dan tidak menggunakan narkoba," ungkap Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta tersebut.       

Baca Juga : Martinez Makin Dekat ke Barcelona

Gembong melanjutkan, semua tahapan pemilihan pimpinan PAC ini juga menjadi salah satu kunci kemenangan PDI Perjuangan saat Pemilu. Sesuai instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, seluruh kader PDI Perjuangan wajib menjaga kepercayaan rakyat untuk mewujudkan tiga kemenangan beruntun pada Pemilu 2024.    

"Semua calon pimpinan kita uji kemampuannya dalam memetakan karakteristik daerahnya. Ketika pemetaan itu benar, maka strateginya akan tepat," ucap Gembong. [USU]