Pengganti Rizal di Golkar Disarankan dari Kalangan Muda

Rizal Mallarangeng (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Rizal Mallarangeng (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Mundurnya Rizal Mallarangeng dari posisi Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar membuat satu kursi pembantu Airlangga Hartarto kosong. Beringin pun disarankan menunjuk kalangan muda untuk mengisi kekosongan tersebut. 

Usulan itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta Usni Hasanuddin. Menurut Usni, saat ini tren politik nasional didominasi oleh anak muda. Maka, alangkah baiknya Airlangga mempercayakan anak muda dan milenial mengisi posisi waketum. 

Berita Terkait : Rizal Mundur dari Waketum Golkar

“Cocoknya sih digantikan dengan tokoh muda. Apalagi, Partai Golkar sedang running menuju Pemilu 2024. Golkar butuh tenaga segar dan energik,” katanya, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Jika diisi dengan kader muda, Usni yakin mesin dan lari Partai Golkar menuju pemilu yang akan datang lebih kencang. Selain itu, akan meraih simpati kaum milenial. Sedangkan, untuk kader senior, Usni mengusulkan baiknya menjadi dewan penasihat saja. “Saat ini kepemimpinan Airlangga mendapatkan jempol dari masyarakat karena berani mengakomodir anak muda untuk menduduki posisi strategis di partai,” katanya. 

Berita Terkait : Ikatan Istri Partai Golkar Sosialisasikan Pola Hidup Sehat Ke Masyarakat

Menanggapi usulan itu, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syazdily menyerahkan kepada Airlangga untuk memutuskan. “Saya belum tahu. Itu kebijakan ketua umum,” kata Ace, singkat. 

Menurut dia, yang berhak untuk mencari pengganti Rizal Mallarangeng atau tidak ada di tangan ketua umum. “Kita serahkan ke ketum saja,” ujar dia lagi. 

Baca Juga : Peringati HANI, Ashefa Griya Pusaka Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa dari Narkoba

Seperti diketahui, Rizal Mallarangeng memilih mundur dari kepengurusan DPP Golkar setelah ditunjuk menjadi Komisaris PT Telekomunikasi Indonesia atau Telkom, pada Jumat (19/6). Di Golkar, Rizal menempati posisi sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar. Pengunduran diri ini telah disampaikan langsung ke Airlangga. [REN]