RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, seolah nggak ada takutnya. Setelah geger isu hantu komunis yang membuatnya dipanggil Majelis Kehormatan (MK) Partai Gerindra, kini Arief membuat usulan tidak biasa.

Dia ingin pemerintah melegalkan judi dan kasino, untuk mendongkrak ekonomi. “Kalau aku nggak masalah. Bodo amat,” ucap Arief kepada RMco.id, Jumat (17/7).

Arief menjelaskan, usulan ini berangkat dari pribadi. Bukan atas nama Partai Gerindra. Jadi, menurut dia, tak ada yang perlu dipersoalkan. Pun dengan pernyataan ‘isu komunis dimainkan kadrun’, yang sebelumnya berujung ke MK Partai Gerindra.

Berita Terkait : Politisi Gerindra Pasang Badan Untuk Jokowi

“Nggak tahu sampai mana prosesnya. Saya nggak pernah datang,” santainya.

Mantan politikus PDIP pun bercerita tentang awal mula isu legalitas judi. Diawali tentang kelakarnya, bagaimana jika ia ingin memasang judi togel di jejaring Twitter. Singkat cerita, diskusi di dunia maya berlanjut.

Arief menyimpulkan, judi dan kasino ini berpotensi mendatangkan uang untuk negara. “Itu awalnya diskusi kode togel di Twitter, yang saya minta ke netizen. Karena saya mau pasang togel. Kemudian, berkembang ke diskusi legalisasi kasino, dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Berita Terkait : Amien Dikecilkan Zulhas Cs

Arief pun membandingkan Indonesia dengan Malaysia, sebagai negara yang menurutnya memiliki peraturan Islam yang lebih kuat dengan Indonesia. Malaysia, sejauh ini telah melegalkan kasino.

"Kita belajar dari Malaysia. Ada kasino. Nah, daripada duit kita keluar ke mana-mana, lebih baik dilegalkan kasinonya,” saran Arief.

"Jika kasino dilegalkan, akan berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Lapangan pekerjaan akan banyak terserap. Pengangguran akan berkurang,”pungkasnya. [BSH]