RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Arief Poyuono tak ada takutnya. Belum tuntas isu hantu komunis, kini dia membuat usulan tidak biasa, yakni legalisasi judi dan kasino. Konon, sikap ini membuatnya seolah tinggal ‘menghitung hari’ sebagai kader Gerindra.

Apakah ancaman pemecatan membuatnya gentar? Ternyata tidak, dia malah menjawab dengan kelakar. “Iya, menghitung hari Senin sampai Senin lagi aja,” ujar Poyuono kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Berita Terkait : KAMI Tak Perlu Turun Ke Jalan

Dia pun begitu percaya diri. Walaupun tidak pernah hadir di persidangan Majelis Kehormatan MK) Partai Gerindra, dia yakin tidak akan dipecat. “Yoiiii,” katanya. Rasa percaya diri Poyuono ini didasari dengan apa yang dia yakini dan suarakan. Apalagi, dia tidak menyebut sebagai kader Partai Gerindra. Pun dengan isu terkini tentang usulannya mengenai legalitas judi dan kasino.

Dia bercerita tentang awal mula isu legalitas judi. Diawali tentang kelakarnya bagaimana jika dirinya ingin memasang judi togel di jejaring Twitter. Singkat cerita, diskusi dunia maya berlanjut dan disimpulkan Poyuono bahwa judi dan kasino ini berpotensi mendatangkan uang untuk negara.

Baca Juga : Mandiri Syariah Raih Penghargaan Market Leadership Award 2020

“Itu awalnya diskusi kode togel di Twitter yang saya minta ke netizen, karena saya mau pasang togel. Dan berkembang ke diskusi legalisasi kasino dan dampaknya pada pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Anak buah Prabowo Subianto ini pun membandingkan Indonesia dengan Malaysia, sebagai negara yang menurutnya memiliki peraturan Islam yang lebih kuat dengan Indonesia. negeri Jiran justru telah melegalkan kasino.
 Selanjutnya