RMco.id  Rakyat Merdeka - PDIP mengumumkan 45 calon kepala daerah yang diusung dalam Pilkada serentak 2020, Jumat (17/7). Meski tak selalu lebih awal mengumumkan calon kepala daerah yang diusung, kali ini PDIP dinilai lebih siap menghadapi Pilkada.

"PDIP tidak selalu lebih awal mengumumkan calon kepala daerahnya, tapi kali ini dia lebih awal. Ini menunjukkan PDIP lebih siap menghadapi Pilkada ini," kata Direktur Eksekutif EmrusCorner, Emrus Sihombing, Minggu (19/7).

Berita Terkait : Mega Minta Kadernya Menangkan Hati Rakyat Di Pilkada 2020

Emrus mengatakan, ada sejumlah keuntungan yang diperoleh PDIP saat mengumumkan calon yang diusung di Pilkada lebih awal. Dari segi waktu, calon-calon yang disusung PDIP memiliki kesempatan lebih matang untuk mengatur strategi pemenangan. Sementara dari sisi komunikasi, calon-calon yang diusung PDIP akan lebih dikenal oleh rakyat.

"Masyarakat akan tahu di daerah tertentu siapa calon PDIP, sementara partai lain belum tahu. Secara komunikasi yang lebih dulu mengumumkan lebih tersimpan di peta kognisi masyarakat dibanding yang belakangan diumumkan," ucap Emrus.

Baca Juga : BTN Pede Penyaluran Kredit Tembus Rp 15,38 Triliun

Lebih lanjut, kata Emrus, pengumuman lebih awal ini mengisyaratkan bahwa faksi-faksi politik di internal PDIP semakin solid menghadapi Pilkada serentak.  "Sehingga manajemen proses politik di internal partai bisa berlangsung cepat.  Boleh jadi faksi-faksi yang ada di partai tidak begitu berbeda kepentingannya dalam memilih calon. Sementara jika terjadi perbedaan biasanya pengambilan keputusan akan lebih lama," imbuh Emrus. [UMM]