RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Kota Prabumulih, Syamdakir Edi Hamid, berhasil merebut Ketua DPD Partai Golkar Kota Prabumulih secara aklamasi pada Musda V Partai Golkar Kota Prabumulih. Syamdakir didukung penuh FKPPI Sumsel dan Pusat untuk dapat mewarnai Partai Golkar di Prabumulih.

Lebih dari itu, Syamdakir berpotensi menjadi Wali Kota Prabumulih yang akan datang. Hal tersebut diungkapkan Muzakir Saisohar yang juga Ketua FKPPI Sumsel.

Baca Juga : Taliban Afghanistan OK Berdamai, Taliban Pakistan Terus Menyerang

Muzakir mengatakan, secara kelembagaan di luar partai Golkar Syamdakir didukung penuh oleh organisasi FKPPI Provinsi Sumatera Selatan. “Syamdakir didukung penuh oleh FKPPI Sumsel dan Pusat untuk dapat mewarnai Partai Golkar di Parabumulih. Syamdakir juga berpotensi menjadi WaliKota Prabumulih yang akan datang,” ucapnya.

Dia menuturkan, kebanggaan tersendiri bagi organisasi FKPPI atas terpilihnya Syamdakir sebagai Ketua Golkar Prabumulih. “Ke depan kader potensial seperti Syamdakir harus dapat memimpin di seluruh partai terutama di Partai Golkar,” bebernya.

Baca Juga : Mendes Pede Desa Bakal Jadi Role Model Pembangunan Internasional

Dalam Acara Musda V Golkar Prabumulih yang dihadiri beberapa Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel ini pun sempat terjadi aksi protes oleh peserta yang hadir terkait masalah dukungan ganda. Namun Syamdakir terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Prabumulih.

Saat Musda, Syamdakir diputuskan oleh pimpinan sidang menang dan menjadi Ketua partai Golkar kota Prabumulih periode 2020-2025, setelah hasil suara keduanya tidak mencapai kuorum minimal 30 persen suara. Pada Musda tersebut, Syamdakir yang merupakan Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD II Golkar Kota Prabumulih berhasil mengantongi 4 suara dukungan. Sementara, petahana yang juga Wali kota Prabumulih hanya mendapat 3 suara, sedangkan 5 suara lagi dari total 12 suara yang masuk hangus. [REN]