RMco.id  Rakyat Merdeka - Polemik ucapan Puan Maharani "Semoga Sumbar menjadi provinsi yang mendukung Pancasila" masih belum reda. Bahkan semakin memanas. Agar badai itu cepat berlalu, PDIP kini kampanyekan "Puan berdarah Minang".

Hingga kemarin, Puan belum angkat bicara soal ucapannya yang menuai polemik ini. Namun, sejumlah kader Banteng rame-rame angkat suara membela putri Megawati Soekarno Putri tersebut.

Baca Juga : Hakekat Pamong Dan Prajurit

Salah satunya, Arteria Dahlan. Anggota DPR dari Fraksi PDIP ini yakin, Puan tidak bermaksud menghina orang Sumbar. Menurutnya, tak mungkin Puan meragukan jiwa Pancasila orang Sumbar. Sebab, Puan itu masih berdarah Minang.

"Harusnya orang Minang, menjaga Puan. Beliau aset, sekaligus kebanggaan orang Minang. Harus kita jaga. Kan harusnya orang Minang bangga, khususnya perempuan Minang, punya Ketua DPR pertama kalinya yang perempuan, dan perempuan Minang pula," kata Arteria dalam keterangan resminya, kemarin.

Baca Juga : Herd Immunity

Dari mana darah Minang itu mengalir? Arteria menjelaskan, bapaknya Puan, yakni Taufiq Kiemas memiliki gelar Datuk Basa Batuah dari Kabupaten Tanahdatar, Sumbar. Begitu juga ibunya, Megawati. Putri Bung Karno ini juga dianugerahi gelar adat, Puti Reno Nilam.

Arteria lantas mengenang Kiemas. Katanya, eks Ketua MPR 2009-2014 itu selalu bangga menyandang status Minang. Pernyataan ini pun sering diucapkan Kiemas dalam berbagai kesempatan. Saking berpihaknya, Kiemas dan Megawati Soekarnoputri banyak memasukkan orang Minang di posisi partai, ekskutif, dan legislatif.
 Selanjutnya