RMco.id  Rakyat Merdeka - PDIP serius menyambut perhelatan Pilkada Serentak 2020. Banteng membentuk Tim Penegak Disiplin Partai sebagai pengawas protokol kesehatan di tengah pandemi Corona.

Hal itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan, kemarin. “Anggota dan kader partai yang melanggar ketentuan protokol kesehatan akan diberikan sanksi secara berjenjang,” ujar Hasto.

Menurutnya, tim ini akan dibentuk di setiap tingkatan struktural partai. Ihwal ini, DPP PDIP mengeluarkan surat perintah. Isinya, tentang arahan kepada DPD dan DPC PDIP yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020 wajib mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga : Mendagri Ingatkan Pemda Untuk Proaktif Hadapi Bencana Alam

Di seluruh tahapan. Terutama, saat rangkaian kegiatan kampanye. Mulai dari pengambilan nomor urut hingga kampanye damai. Para kader diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dua meter hingga menyediakan fasilitas mencuci tangan.

“Wajib meningkatkan sistem imunitas tubuh dengan meningkatkan vitamin bagi kesehatan tubuh yang diambil dari bahan-bahan alami,” sarannya.

Pun, kegiatan kampanye massa diatur oleh DPP PDIP. Disarankan, para kader dan pengurus di daerah melakukan kampanye maksimal dihadiri 50 orang dengan protokol kesehatan super ketat.

Baca Juga : Kemendagri Bakal Ganti Dokumen Kependudukan Warga Terdampak Bencana

Dalam kaitan ini, maka setiap kampanye massa harus diawasi oleh Tim Penegak Disiplin guna memastikan seluruh protokol kesehatan dipenuhi.

Tim wajib menyatukan diri dengan seluruh upaya pencegahan penularan Covid-19 yang dijalankan oleh pemerintah. Tim Penegak ini diminta untuk selalu berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU),

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di tingkat Provinsi, maupun Kabupaten/Kota. “Kemudian, pemerintah daerah serta Tim Penanggulangan Covid-19 guna membangun kerja sama di dalam penanggulangan Covid-19 pada saat pelaksanaan seluruh tahapan kampanye,” ungkapnya.
 Selanjutnya