RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Syaifullah Tamliha meminta kader partai memikirkan eksistensi partai agar tetap besar. Salah satunya, berkreasi dengan merangkul pemilih milenial.

Menurutnya, keberadaan PPP ini memang telah lama berdiri di Indonesia. Tapi, soal regenerasi, PPP masih minim.

Berita Terkait : Program Vaksinasi Bikin Saham PTPP Terbang Tinggi

Untuk itu, diperlukan langkahlangkah dengan menyediakan sarana media yang disesuaikan dengan era milenial, seperti Instagram, Facebook, YouTube dan sejenisnya bagi PPP.

“Komunikasi ini perlu diciptakan dengan ide-ide dan gagasan yang berpihak kepada kepentingan generasi milenial,” kata anggota DPR RI komisi I dari Fraksi PPP, dalam keterangan melalui sambungan telepon, Kamis (24/9).

Baca Juga : Gunung Sinabung Erupsi, Semburkan Debu Setinggi 500 Meter

Terkait sikap politik, dia mengungkapkan, partai tidak bisa disandarkan pada seseorang. Melainkan mesti melalui forum, baik Mukernas dan atau Muktamar.

Sehingga sikap politik tersebut menjadi satu kesatuan yang mengikat bagi kadernya.

Baca Juga : Bareng Ikang Fawzi, Bamsoet Undi Give Away Empat Pilar MPR

Selain itu, mengenai penunjukan Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa, alumni Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan Fakultas Perikanan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini berpendapat, hal itu diputuskan dalam ‘situasi darurat’.
 Selanjutnya