RMco.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali menyatakan, industri media mengalami tekanan bertubi di masa pandemi Covid-19.

Iklan komersial yang biasa dapat menyokong kerja jurnalistik kini makin kecil diperoleh oleh industri media. Padahal, rangkaian kerja jurnalistik membutuhkan pendanaan yang memadai.

Baca Juga : Gunung Sinabung Erupsi, Semburkan Debu Setinggi 500 Meter

Keinginan publik memproleh informasi yang benar untuk menangkal hoaks kini makin terancam. Dalam masa pandemi, banyak perusahaan yang memotong belanja media setelah sebelumnya memindahkan ke media sosial.

Karena itu, Ahmad M Ali mendorong agar iklan terhadap program-program pemerintah lebih diperbanyak.

Baca Juga : Bareng Ikang Fawzi, Bamsoet Undi Give Away Empat Pilar MPR

“Bisa dibayangkan kalau teman-teman jurnalis tidak bisa lagi dipekerjakan oleh industri media. Hoaks, disinformasi, dan lainnya akan merajalela. Kerja jurnalis itu harus didukung pemerintah. Lembaga-lembaga pemerintah, kementerian dan lainnya harus punya kebijakan afirmatif belanja media,” katanya.

Lebih jauh tokoh Sulawesi Tengah ini menegaskan, kebijakan afirmatif bagi keberlangsungan industri media mutlak diperlukan saat ini.

Baca Juga : Ini Kelompok Masyarakat Yang Tak Bisa Disuntik Vaksin Sinovac

Di masa gempuran informasi yang bertubi-tubi, menurutnya hanya kerja jurnalistik yang bisa menjadi harapan dari masyarakat informasi yang sehat.
 Selanjutnya