RMco.id  Rakyat Merdeka - Inisiator pembentukan Partai Ummat, Putra Jaya Husin menegaskan, pengurusan Partai Ummat bukan hanya dari latar belakang Partai Amanat Nasional (PAN). Tapi semua putra-putri bangsa bisa bergabung.

"Kepengurusan bukan dari internal PAN saja," ujarnya kepada RMco.id, kemarin.

Berita Terkait : Gatot Mancing Emosi

Ditegaskan Putra, kalau memang mau mengurus bangsa dan negara ini, tidak boleh berpikiran sempit dan hanya mengakomodir segelintir orang saja. Tetapi harus semua pihak. "Partai ini kita buat untuk bangsa dan negara. Siapapun boleh bergabung dengan Partai Ummat. Asalkan niatnya sama dengan visi misi partai.

"Nah, dikatakan Putra Jaya, pendiri PAN Prof. Dr. H. Muhammad Amien Rais, MA dan beberapa pengurus bahkan keluar dari partai lama. Karena visi misinya sudah tidak sesuai dengan tujuan pendirian partai.

Berita Terkait : Kami Langsung Nembak

"Kita ini mau ke timur, tidak mungkin kita naik mobil ke barat. Ya kita turun di persimpangan. Kita ikut mobil yang ke timur. Atau beli mobil baru yang sesuai dengan arah perjuangan kita," katanya.

Untuk saat ini, Putra Jaya mengaku, sudah banyak pengurus ormas yang menjalin komunikasi dengan Partai Ummat, termasuk beberapa inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). "Ada beberapa yang sudah ketemu dengan Pak Amien. Minta waktu ketemu, untuk menyampaikan pikiran-pikirannya," bebernya.

Baca Juga : Keutamaan PemimpinYang Adil (1)

Pada intinya, Partai Ummat siap dan bersedia bekerjasama dengan organisasi apapun, selama demi kepentingan bangsa dan negara.

Untuk diketahui, Amien Rais secara resmi mengumumkan partai barunya yang dinamai Partai Ummat melalui akun YouTube resminya, Kamis (1/10/2020). Amien Rais menegaskan, ingin berjuang melawan kezaliman lewat Partai Ummat. [REN]