RMco.id  Rakyat Merdeka - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2020-2025. Ahmad Syaikhu terpilih sebagai Presiden PKS menggantikan Mohamad Sohibul Iman.

Pergantian ini dilakukan dalam Musyawarah Syuro (MS) PKS, di Bandung, Senin (5/10). "Kita semua harus siap menjadi pelopor dalam menyuarakan dan membela kepentingan rakyat," ujar Syaikhu, dalam sambutannya, usai terpilih.

Baca Juga : Selama PSBB, Satpol PP Jaktim Tindak 6.243 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan

Syaikhu langsung menyuntik semangat para kader. Disebutkan, bangsa Indonesia sedang mengalami krisis kesehatan, ekonomi, bahkan kepemimpinan nasional. Meski demikian, masyarakat harus memiliki optimisme dan semangat pantang menyerah melewati ujian.

Mengenai arah PKS, mantan Cawagub Jawa Barat ini menegaskan, partainya konsisten menjadi oposisi pemerintahan Jokowi- Ma’ruf Amin. "Meskipun PKS di luar pemerintahan, kami berkomitmen menjadi partai yang siap turun tangan menyelesaikan berbagai permasalahan yang membebani rakyat. PKS akan hadir sebagai bagian dari solusi bukan bagian dari masalah," tegasnya.

Baca Juga : The Baby Alien, Pantang Balapan Sebelum Fit 100 Persen

Di Musyawarah Syuro PKS kali ini, Salim Segaf Aljufrie terpilih lagi sebagai Ketua Majelis Syura PKS. Namun, dalam posisi elite lain, terjadi banyak pergantian. Selain posisi Presiden PKS, posisi sekjen juga berganti. Habib Aboe Bakar Alhabsyi ditunjuk sebagai sekjen baru menggantikan Mustafa Kamal.

Kemudian, Sohibul Iman, Ahmad Heryawan, dan Suharna Surapranata ditunjuk sebagai Wakil Ketua Majelis Syura. Untung Wahono sebagai Sekretaris Majelis Syura, Suswono sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Surahman Hidayat sebagai Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) , dan Mahfudz Abdurrahman sebagai Bendahara Umum DPP PKS. [BSH]