RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo alias HT mengajak seluruh kadernya berintrospeksi diri agar semakin kuat menyambut Pemilu 2024.

Pernyataan itu disampaikan HT, saat memberikan sambutan di hari ulang tahun Perindro yang ke-6. “Kami mengucap syukur, Partai Perindo hari ini ulang tahun yang keenam. Kita introspeksi untuk memperbaiki ke depan supaya lebih baik," ujar HT, di Kantor DPP Partai Perindo, Jakarta.

HT tidak menampik partainya perlu pembenahan. Baik itu soal strategi politik, maupun perbaikan organisasi, hingga sumber daya manusia di dalam mesin partai. Pengutan mesin partai, tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tetapi juga provinsi, bahkan kabupaten dan kota.

“Organisasinya diperkuat, SDM-nya kita perbaiki, disesuaikan dengan kebutuhan di daerah tersebut. Intinya, strateginya harus tepat, ditata mulai sekarang. Ini yang akan kita matangkan," katanya.

Baca Juga : Semoga Pemulihan Ekonomi Dapat Berjalan Lebih Cepat

Bahkan, HT mengaku pembenahan tidak hanya dilakukan kepada pengurus partai. Tapi juga kepada sayap-sayap partai sebagai salah satu pendukung kebijakan partai.

Sejauh ini, katanya, Partai Perindo cukup aktif mengikuti kontestasi politik di Tanah Air. Termasuk, kompetisi paling dekat yaitu Pilkada Serentak 2020. Partai yang didirikan pada 8 Oktober 2014 ini turut memberikan dukungan dan kader terbaiknya.

“Kami cukup aktif di daerah, di pilkada ini. Banyak calon-calon yang juga maju dari Partai Perindo," tutur pria yang juga dipercaya menjadi Ketum PB Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia itu.

HT meminta ajang Pilkada 2020 sebagai laga pemanasan menjelang Pemilu 2024. Di pesta demokrasi lima tahunan itu, partai yang memberikan perhatian besar kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), petani, nelayan dan masyarakat kecil lainnya ini bertekad mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga : Pembatasan Masuk Indonesia Dari Luar Negeri Sudah Tepat

"Kita harus berusaha semaksimal mungkin. Semua mesin partai harus berfungsi. Di pusat, daerah. Sayap-sayap pun harus berfungsi. Kalau itu berfungsi dengan baik, tentu hasilnya pasti baik," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, HT berpesan kepada seluruh pengurus dan kader untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, meski disibukkan dengan berbagai kegiatan jelang Pilkada 2020.

"Stay healthy, jaga protokol kesehatan. Jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, jaga kebersihan. Karena Covid-19 ini jahat, jadi kita harus hati-hati," pungkasnya.

Di Pemilu 2019, Partai Perindo gagal masuk Senayan. Partai pimpinan HT ini gagal tembus ambang batas parlemen alias parliamentary threshold (PT) sebesar empat persen. Perindo hanya meraih peringkat 10 dengan raihan 3.738.320 suara atau 2,67 persen.

Baca Juga : Antara Politik Islam Dan Islam Politik (2)

Di Pemilu lalu, Perindo terkenal sebagai partai penguasa televisi. Strategi politiknya, sangat besar melakukan belanja iklan politik di televisi. Berdasarkan data PT Sigi Kaca Pariwara, belanja iklan Partai Perindo di 13 stasiun televisi mencapai Rp 82,73 miliar. Jumlah ini, mengalahkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan biaya iklan di televisi senilai Rp 42,84 miliar. [BSH]