RMco.id  Rakyat Merdeka - Meski sedang digugat kubu Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto ke pengadilan, Partai Berkarya di bawah kepemimpinan Muchdi Purwoprandjono mengaku tidak terganggu.

Mereka mengkaim, proses komunikasi dan konsolidasi mesin partai tetap berjalan dengan baik Hal itu diungkapkan Sekjen Partai Berkarya kubu Muchdi PR, Badaruddin Andi Picunang saat dihubungi kemarin.

Berita Terkait : Kubu Muchdi PR Siap Ladeni Kubu Tommy

Menurutnya, pihaknya sedang berkonsentrasi untuk membangun partai, sambil mempersiapkan proses hukum atas gugatan kubu Tommy Soeharto. “Alhamdulillah, mesin partai jalan terus. Kita semakin gencar menjalankan mesin partai dengan menyusun kepengurusan di semua wilayah,” ungkapnya.

Saat ini, kata Badaruddin, pengurus pusat Partai Berkarya memprioritaskan daerah-­daerah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), untuk dituntaskan kepengurusannya. Sekaligus untuk menjalankan mesin partai dengan baik.

Berita Terkait : Digugat Tommy Soal Partai Berkarya, Menteri Yasonna Nggak Masalah

“Di daerah kita prioritaskan di tingkat provinsi dan daerah kabupaten yang melaksanakan Pilkada. Persiapan musyawarah wilayah untuk mengganti kepengurusan dan mengevaluasi. Yang mau terus siapa? Yang mau gabung siapa? Untuk persiapan pemilu 2024,” katanya.

Selain itu, DPP Partai Berkarya juga menginstruksikan kepada pengurus kabupaten kota untuk membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Semua dilakukan dalam rangka menghadapi verifikasi administrasi dan faktual di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca Juga : Di Tangan Pak Pratik, Kini Suara Buruh Digantungkan

“Kan, verifikasi itu dilakukan dua tahun sebelum pemilu. Berarti pada 2022 sudah harus siap semua. Kita tidak mau pada saat verifikasi pengurus tidak siap,” tegas Badaruddin.

Ketika disinggung mengenai kepengurusan di kabupaten kota, dia mengungungkapkan, sudah sampai 80 persen. “Untuk kepengurusan tingkat kabupaten kota masih menyisahkan 20 persen lagi,” katanya.
 Selanjutnya