RMco.id  Rakyat Merdeka - Para kepala daerah menilai penggunaan teknologi aplikasi berbasis digital diyakini bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam hal pelayanan publik.

Meski begitu, kemudahan penerapan pelayanan publik berbasis digital itu, masih minim partisipasi masyarakat.

Demikian salah satu pembahasan dalam webinar series rangkaian acara HUT Partai Golkar ke-56 yang digelar di Jakarta, Rabu (21/10).

Baca Juga : BNPB: Gempa Sulbar Tewaskan 73 Orang, 64 Di Mamuju, 9 Di Majene

Para kepala daerah yang hadir dalam webinar tersebut yakni, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Alex Noerdin dan Bupati Batang, Wihaji.

“Banyak layanan aplikasi dalam pelayanan publik di daerah-daerah, tapi tingkat partisipasinya sangat rendah. Masih banyak masyarakat yang enggan untuk memanfaatkannya,” kata Wihaji.

Sebagai kepala daerah, Wihaji mengatakan ia setiap tahun memberikan arahan ke perangkat daerah untuk terus melakukan inovasi khususnya dalam hal pelayanan publik kepada masyarakat.

Baca Juga : Greysia/Apriyani Sabet Gelar Juara Thailand Open 2021

“Minimal setiap tahun ada tiga inovasi yang efektif, efiseien dan sederhana,” ujarnya.

Ia juga mengatakan penggunaan teknologi dalam pelayanan publik harus memiliki prinsip mempermudah pelayanan.

“Teknologi jangan sampai malah mempersulit publik,” tegasnya.

Baca Juga : Inspeksi ke Bandara Soetta, Menhub Pastikan Keselamatan Penerbangan

Di tempat yang sama, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan pihaknya terus melakukan gerakan Public Service 4.0. 

Mulai dari insfrastruktur yang di dalamnya ada jaringan wifi gratis untuk 300 titik dan pembangunan gedung inovasi Tangerang Selatan.
 Selanjutnya