Soal Ada Ancaman Ke Elite

Prabowo, Sudahlah Nggak Usah Tebar Ketakutan Lagi

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Maruf, Ace Hasan Syadzily (Foto: IG @ace.hasan.syadzily)
Klik untuk perbesar
Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Maruf, Ace Hasan Syadzily (Foto: IG @ace.hasan.syadzily)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kubu pendukung Jokowi-Ma’ruf meragukan pernyataan Prabowo soal elite yang  diancam. Kalau tak bisa dibuktikan, Prabowo dianggap cuma bisa tebar ketakutan.

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily menilai,  Prabowo sedang berhalusinasi. Eks Danjen Kopasus itu dianggap sedang terbawa nuansa Orde Baru.

“Pak Prabowo ini kok masih membayangkan Indonesia di era Orde Baru, di mana kebebasan politik dikekang oleh kekuatan rezim. Ini bukan era Orde Baru, Pak. Ini era demokrasi” sindir Ace.

Baca Juga : Insentif Turis Asing Dibatalkan

Politisi Golkar ini mengaku, tidak yakin dengan kebenaran pernyataan Prabowo. Dia pun menantang Prabowo sebagai pembuat isu berani ungkapkan kebenarannya. “Tunjukan kepada kami siapa elite yang merasa diintimidasi itu? Jangan selalu menebarkan ketakutan,” kata Ace.

Bantahan juga datang dari Jubir TKN lainnya, Arya Sinulingga. Kata dia, tim Jokowi-Ma’ruf tidak pernah melakukan ancaman pada siapa pun.  Perbedaan pilihan politik sebagai sesuatu yang wajar.“Saat ini enggak ada ancam mengancam semua kan sudah terbuka sekarang. Sangat transparan, jadi tidak mungkin,” kata Arya


Dia pun meragukan pengakuan Prabowo itu. “Sangat sulit mengancam ancam elite hari ini. Kalau zaman Orde Baru ya biasalah, tapi kalau zaman ini sangat terbuka. Tidak lah,” kata dia.Pernyataan Prabowo mengenai elite pendukungnya mendapat ancaman ia lontarkan saat pembekalan relawannya pada Kamis (22/11). Namun, Prabowo tak mengungkapkan identitas pengancam.

Baca Juga : Elite PDIP Ajak Warga Amalkan Nilai nilai Pancasila

“Saya sering kedatangan elite entah pakai gelar ini, pakai gelar itu, pakai posisi ini dan itu dan mereka bilang, ‘Pak Prabowo, kami ingin mendukung Prabowo tapi kami diancam, ditekan. Jadi kami akan mendukung Pak Prabowo diam-diam’, begitu,” kata Prabowo.

“Kami akan dukung Prabowo tetapi dari belakang. Datang dengan nama besar, wah senang aku. ‘Pak Prabowo kami sebetulnya ingin dukung, tapi kami diancam, tapi kami diteken’,” lanjut dia.

Namun, Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi percaya dengan omongan bosnya. Menurutnya, Prabowo tak mungkin asal bicara saja soal elite yang diancam.

Baca Juga : ADB Guyur Utang Rp 38 T Untuk Perkuat Ekonomi RI

“Tentu Pak Prabowo tidak asal bicara. Hal ini diungkap hanya untuk menjadi  perhatian semua pihak agar kontestasi politik dijalankan secara sehat tanpa ada tekanan dan intimidasi,” kata Suhud.

Terkait siapa oknum yang melakukan intimidasi terhadap elite yang mendukung  Prabowo, Suhud menilai tidak penting untuk diungkap. Sebab, hal itu justru akan memicu kegaduhan. “Lebih baik tetap menjaga suasana damai di masa kampanye ini,” ujarnya. [MHS