Kampanye Dekat Rumah Jokowi

Djoksan: Jateng Dan Medan Berat Bagi 02

Cawapres 02 Sandiaga Uno saat berkampanye di Sasana Manggala Sukowati, Sragen, Jawa Tengah, Minggu (24/3). (Foto: Twitter Sandiaga Salahudin Uno).
Klik untuk perbesar
Cawapres 02 Sandiaga Uno saat berkampanye di Sasana Manggala Sukowati, Sragen, Jawa Tengah, Minggu (24/3). (Foto: Twitter Sandiaga Salahudin Uno).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso mengakui, sulit menaklukkan Banten. Namun dia optimistis, suara 02 bakal meningkat di Jateng.

Minggu (24/3), Djoksan-sapaannya menggelar kampanye akbar perdana di Lapangan Banyuanyar, Banjarsari, Solo, Jateng. Lokasinya tidak jauh dari kediaman Presiden Jokowi di Solo. Kampanye ini awalnya akan dihadiri oleh Sandiaga Uno.

Baca Juga : 3 Serikat Buruh Hidupkan MPBI

Namun, Sandi memilih hadir di Sragen. Akhirnya, kampanye tersebut hanya dihadiri Djoksan dan Ketua Umum Brigade 08, Jack Alatas. Dalam orasinya, Djoksan mengakui, merebut suara di wilayah Jawa Tengah bukan perkara mudah.

Penuh perjuangan keras yang harus dilalui. Makanya BPN mendirikan posko pemenangan utama di Solo. “Paslon nomor 02 Prabowo-Sandiaga di Jateng perlu perjuangan, karena termasuk medan yang berat,” kata Djoksan.

Baca Juga : Bertemu Presiden Jokowi, Tony Blair Happy Masuk Tim Pemindahan Ibu Kota

Meskipun berat, eks Panglima TNI ini optimis suara jagoannya bakal naik. Mengingat Paslon 02, khususnya Sandi sangat rajin turun di Jateng. “Jabar 02 menang, saya akan pertahanan suara di Jabar. Dan saya akan rebut Jawa Tengah. Jika Jateng dan Jatim kedua paslon sama-sama kuat sudah menang 02,” klaimnya.

Selain Jateng, Djoksan tak menampik ada wilayah yang perlu kerja keras ekstra. Wilayah tersebut dianggap masih menjadi basis suara kubu 01. Yakni dua provinsi di Papua, Ambon, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Jateng, dan Jatim.
 Selanjutnya