Temuan Bawaslu Di Kampanye Terbuka Perdana

01 Dan 02 Sama-sama Lakukan Pelanggaran

Cawwpres 02 Sandiaga Uno saat berkampanye terbuka di Gor Curacas, Jakarta Timur, Senin (25/3). (Foto: IG@sandiuno).
Klik untuk perbesar
Cawwpres 02 Sandiaga Uno saat berkampanye terbuka di Gor Curacas, Jakarta Timur, Senin (25/3). (Foto: IG@sandiuno).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pembukaan kampanye akbar di hari pertama menyisakan pelanggaran. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, 4 poin yang jadi pelanggaran kedua paslon.

Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar mengaku mengerahkan pasukan untuk memantau kampanye akbar kedua paslon.

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal

Dari hasil pengamatan, Bawaslu menemukan masih ada pelanggaran. “Kami melihat dan mencatat, kedua paslon capres-cawapres melakukan beberapa hal yang dilarang. Tidak patuhlah (terhadap aturan kampanye),” ujar Fritz, di Jakarta, Senin (25/3).

Fritz menyebut, ada 4 point pelanggaran yang dicatat Bawaslu. Pertama, melibatkan anak-anak yang hadir di lokasi kampanye. Hal ini jelas melanggar komitmen bersama antara penyelenggara pemilu, pengawas pemilu dan peserta pemilu.

Baca Juga : Sejumlah Wilayah Di Indonesia Rentan Rawan Pangan

Kedua, adanya penggunaan fasilitas negara yang digunakan para pejabat negara untuk menghadiri kampanye.

Ketiga, terdapat ada aparatur sipil negara (ASN) menghadiri, bahkan terlibat dalam kegiatan kampanye. “Padahal, ASN dilarang ikut kampanye terbuka meskipun hari libur,” tegasnya.

Baca Juga : Di Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Walkot Tangerang Paparkan Capaian dan Evaluasi Kerja

Terakhir, ada sejumlah alat peraga yang bukan alat peraga parpol masuk dalam area kampanye. “Seharusnya mereka mentaati imbauan dan peraturan yang berlaku. Jangan sampai melakukan pelanggaran kampanye,” kata Fritz.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja melanjutkan, saat ini Bawaslu provinsi dan kabupaten/ kota di kedua lokasi kampanye sedang mendalami dugaan pelanggaran tersebut.
 Selanjutnya